Skip to main content
Sosialisasi Pembahasan Irigasi Way Umpu Pemkab Way Kanan Hadirkan Berbagai Pihak

Sosialisasi Pembahasan Irigasi Way Umpu, Pemkab Way Kanan Hadirkan Berbagai Pihak

Way Kanan, TuntasOnline.com - Sosialisasi yang dilaksanakan di GSG Kecamatan Banjit yang dihadiri oleh Anggota DPRD Way kanan, Bapak Camat Banjit, Kapolsek Banjit, Danramil Banjit, Lurah Pasar Banjit, Kepala Kampung Bali Sadhar Selatan dan Kepala Kampung Argomulyo dan masyarakat kecamatan Banjit, berikut yang mewakili Balai Besar Mesuji Sekampung dan pihak Pelaksana Pekerjaan PT. Bangun Kencana Jaya, melakukan temu dengan Masyarakat yang terkena dampak terkait pekerjaan tersebut.

Didapatkan kemufakatan bahwa Pekerjaan perbaikan Jaringan irigasi Way Umpu sangat didukung oleh masyarakat banjit pada umumnya, dikarenakan dapat meningkatkan hasil daripada pertanian terkhusus yang ada di Wilayah Kecamatan Banjit. Akan tetapi diharapkan kepada Pihak Pelaksana maupun Pihak Balai Besar dapat juga memikirkan bagaimana dampak yang timbul dari Proyek Pekerjaan tersebut. Dikarenakan setelah dimulainya Pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Way Umpu ini, Jalan yang menghubungkan Baradatu dan Kecamatan Banjit yaitu jalur dari Bali Sadhar Utara sampai ke Rantau Temiang mengalami kerusakan yang cukup signifikan.

Sesuai dengan keterangan Pak Nyoman Simpen selaku Kepala Kampung Bali Sadhar Selatan sebelum pekerjaan ini dilaksanakan Dia sebagai Kepala Kampung tidak pernah mendapatkan keluhan dari masyarakatnya, tetapi setelah ada pembangunan ini siang ini saja (01 Maret 2021) dia baru mendapatkan laporan dari warganya yang terjatuh diakibatkan lobang di jalan yang dilalui oleh Mobil Molen Kapasitas Besar yang melalui jalan di wilayah bali sadhar selatan. Hal ini dibenarkan oleh Anggota Dewan DPRD Way Kanan Bapak Muharis.

Dan sesuai keterangan dari pihak Pelaksana bahwa rencananya akan dilakukan penutupan dan pengeringan jaringan irigasi mulai besok tanggal 15 April 2021, yang tentunya menurut Wardoyo Selaku Kepala Kampung Argomulyo, akan berdampak kepada Hasil Panen Sawah Masyarakat, akan terganggu sedikitnya 40% dari keseluruhan pesawahan yang ada.

Begitu juga Pernyataan dari Pak Nengah Sudana selaku Masyarakat Bali Sadhar Utara, dia menyatakan bahwa “jika tertanggal 15 April 2021 akan dilakukan penutupan saluran Air Irigasi maka dapat dipastikan Pesawahan yang ada di Bali Sadhar Utara Gagal Total 100%, sedangkan sesuai dari informasi yang didapat dari Pak Suryadi selaku Masyarakat Pasar Banjit,”katanya.

“Kenapa Pihak Balai Besar maupun Pihak Pelaksana tidak memberitahukan atau tidak melakukan sosialisasikan kepada Kami Masyarakat yang terdampak kepada Pembangunan Rehabilitas Jaringan Irigasi Way Umpu ini dari jauh hari, lanjutnya.

“Selama ini masyarakat yang menumpang di tanah irigasi tidak pernah mengetahui adanya Papan Milik Negara ataupun milik PU. Dan dibenarkan oleh Bapak Kepala Kampung Bali Sadhar Selatan pak Nyoman Simpen,”pungkasnya. (fahrizal)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size