Pemprov Bengkulu Wacanakan Anggaran Belanja 15 Triliun di 2020
Bengkulu, TuntasOnline.com - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharan (DJPBN) Bengkulu Gelar Seminar Keuangan daerah dan Ekspose APBN, Pemerintah Provinsi Bengkulu tegaskan pada Tahun 2020 APBN dan APBD Bengkulu setidaknya akan membelanjakan lebih 15 Triliun, Hotel Santika, Senin (29/10/2019)
Ismet Saputra Kepala Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharan (DJPBN) Bengkulu menjelaskan bahwa Seminar Keuangan Daerah dengan tema menuju Akselerasi Daya Saing Melalui Inovasi SDM serta Peningkatan Peranan UMKM dilaksanakan dalam rangka memperingati hari Uang.
"Kegiatan ini kita lakukan dalam rangkaian peringatan hari uang, hari uang ini bukan hari jadi departemen keuangan, tapi hari dimana kedaulatan Negara Republik Indonesai itu pertama sekali setelah kita merdeka, kita mengedarkan uangnya Republik Indonesia," tutur Ismet dalam sambutannya.
Kemudian beliau juga menjelaskan bahwa, tepat pada tanggal 30 Oktober 1946 Indonesia resmi menggunakan uang asli dari Indonesia.
"Kita merdeka Tahun 45, uang yang kita gunakan itu masih berbagai macam. Ada uang Jepang, ada uangnya Amerika Serikat dan seterusnya. Dimulai pada tahun 1946, kita menggunakan uang kita sendiri dimulai pada tanggal 30 Oktober 1946. Salah satu rangkaian kegiatan yang kita lakukan seminar terkait dengan keuangan daerah menggerakkan sektor UMKM," pungkas Ismet.
Gubernur Provinsi Bengkulu Rohidin Mersyah dalam hal disampaikan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Noni Yuliesti, menyampaikan pada tahun 2020 nanti pemerintah Provinsi Bengkulu setidaknya akan menghabiskan belanja hingga 15 Triliun.
"Untuk meningkatkan perekonomian Bengkulu Pemerintah akan fokus kepada belanja APBN dan APBD yang efektif dan efisien, pada Tahun 2020 APBN dan APBD di wilayah Bengkulu setidaknya membelanjakan lebih 15 Triliun," kata Rohidin disampaikan oleh Noni Yuliesti.
Selanjutnya, "Melalui Belanja APBN dan APBD yang optimal diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan kualitas SDM, dukungan pembiayaan juga akan terus dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan peran serta UMKM," tutupnya.
Sementara disela penyampaian sambutan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Noni Yuliesti, mengatakan saat ini pemerintah sedang menyusun APBD tahun 2020 dan pemerintah Provinsi Bengkulu akan Berkoordinasi oleh Kepala Kantor Wilayah.
"Sekarang kita sedang menyusun APBD Tahun 2020 dan nanti Pemerintah Provinsi Bengkulu akan koordinasi dengan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharan (DJPBN)," pungkas Noni Yuliesti.(Cw2)
- 177 views
Facebook comments