Skip to main content
R

Pelayanan RSUD Tubaba Dinilai Tidak Memuaskan

Tulang Bawang Barat, TuntasOnline.Com - Pelayanan yang dilakukan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten Tubaba dinilai tidak memuaskan.

Mengapa tidak Pasalnya, pihak keluarga pasien yang meminta pengobatan dengan pihak RSUD Tubaba merasa dikecewakan.

Hal itu terjadi saat narasumber ini menjelaskan bahwa orang tuanya yang dirawat selama dua malam tidak ada perubahan dan kondisi fisik semakin lemah. 

Dengan berdalih penambahan darah (tranfusi darah) pihak RSUD memberikan rujukan kepada pasien agar dibawa ke RSUD Menggala atau rumah sakit Hukum Bandar Jaya.

"Kok karena harus tranfusi darah ayah saya harus di rujuk ke rumah sakit menggala, kami kecewa pelayanan seperti itu, ini pasien orang tua kami sudah tua jadi kasian dibawa kesana kesini," kata Taufik sembari mengeluh melontarkan kekecewaan.

Lebih lanjutnya lagi, pada saat sampainya di RSUD Menggala pasien tak lain ayahnya tersebut langsung di tangani dengan di pasang infus,oksigen. setelah AB turun merekapun bergegas menanyakan langsung kepada pihak RSUD terkait Bank darah.

"Kami ke bank darah pada saat kami pertanyakan apakah darah ada.?mereka menjawab ada. setelah semua memenuhi prosedur ayah saya langsung masuk ke ruangan rawat inap, setelah saat di tangani oleh pihak rumah sakit umum menggala, ayah saya langsung bisa tidur dan agak membaik, sempat diketawain sih, kan Ditubaba gudang darahnya kok malah di rujuk ke RSUD Menggala, sedangkan kata pihak RSUD menggala kalau kekurangan stok darah untuk tranfusi pasti ngambil ke Tubaba," jelasnya.

Taufik berharap pelayanan RSUD Tubaba bisa diperbaiki. "Saya harap diperbaiki, tapi kita perhatikan gedungnya aja yang besar dari dulu sepi yah mungkin pelayanan yang seperti itu tidak memuaskan,dikit-dikit dirujuk, seperti tidak mau menangani pasien secara maksimal," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut pihak Rumah sakit umum daerah RSUD Tulang bawang barat, pada saat di konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp nya menjelaskan, untuk transfusi darah di RSUD Tubaba belum memiliki MOU dengan PMI.

"Terkait tranfusi darah memang belum ada MOU dengan PMI pada saat ini sedang dalam proses MOU nya, karna kalo tranfusi kan mesti ada penggantian biaya proses darah di PMI,yang tidak boleh dibebankan pada pasien," kilahnya Dr.Pramono Direktur RSUD Tubaba.

Meskipun demikian pernyataan Dr.pramono kejadian itu diakuinya salah dan pihaknya akan memperbaiki untuk kedepannya.

"Untuk itu BPJS baru bekerjasama bulan november kemarin sampai dengan saat ini kami blm klaim terkait beberapa kendala reset DC dan NCC dari kementrian," ucapnya.


"Saya selaku direktur mohon maaf atas ketidak nyamanan pasien tersebut,kedepan kita perbaiki. Kami akan selalu berupaya memperbaiki pelayanan bang," ucapnya. (Herwan)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size