Menkominfo Buka Amark Asia Pacific Conference Of Community Radios
Jogyakarta,TuntasOnline.Com - Menteri Kominikasi dan Informasi Rudiantara membuka secara resmi seminar Amark Asia-Pacific Regional Conference Of Community Radios,Jum'at (17/11) di Kampus Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
Dalam kata sambutanya Menteri Kominfo menjelaskan dengan bangga kepada rakom bisa bertahan hingga sudah berumur 4 tahun, dan meminta kepada JRKI agar tetap independen agar tetap dicintai masyarakat.
"Namun, ada 500-an rakom, kenapa ada hanya sekitar 200 an yang terdaftar di kominfo", ujar Rudiantara.
Lebih lanjut beliau menjelaskan, rakom harus bisa menghindari Hoax, jangan lebih cepat jari tangan daripada mulut", jelas Menkominfo.
Sementara itu Wakil Rektor Universitas Atma Jaya Yogyakarta Dr.Gregorius Sri Nurhartanto S H.LL dengan rasa sangat bangga dengan JRKI, terlebih bila mana ada terjadi bencana (Gempa, Erupsi) JRKI langsung hadir di tempat kejadian untuk memberitakan kejadian sehingga masyarakat bisa tahu.
"Untuk itu kami ucapkan selamat mengikuti kegiatan rakom di Jogyakarta ini,dan selamat datang juga kami ucapkan perwskilan rakom rakom dari negara negara asia-pacifik dan juga peserta dari Aceh hingga Papua" jelas Wakil Rektor Atma Jaya, Jogyakarta dalam kata sambutannya.
"Rakom (Radio Komunikasi) tanggap darurat (Gempa, Erupsi dan Tsunami) memperingati hari jadi yang ke 4 tahun dan dilanjutkan dengan acara seminar mulai hari Kamis hingga Minggu(16-19 November) di Kampus Universitas Atma Jaya Yogyakarta", ujar ketua JRKI(Jaringan Radio Komunikasi Indonesia) Sinam Mitro Sutarno,Jumat (17/11).
"Rakom selalu hadir bila ada Gempa, Erupsi maupun tsunami baik dalam On Air, Online maupun On Land", ujar Sinam.
Dalam acara kali ini ada puluhan negara Asia-Pacific menghadiri 4th Amark Asia Pacific Regional Conference of Community Radios.
Acara ini turut dihadiri dari perwakilan JRKI Se Indonesia, Regional Coordinator Amark Asia-Pacifik Suman Basnet dan rakom dari negara Asia-Pacifik.(Tarigan)
- 52 views
Facebook comments