Jelang Lebaran, Pasar Minggu Bertingkat Malah Jadi Tempat Maksiat
Bengkulu, tuntasonline.com - Terbengkalai dan tak terurus, mungkin inilah kata yang tepat untuk menggambarkan kondisi pasar minggu bertingkat yang berada dikawasan Jl. KZ Abidin Kota Bengkulu. Hal ini dikarenakan beberapa kavling toko di pasar minggu bertingkat ini sudah tidak berpenghuni lagi.
Bahkan pasar yang dulunya merupakan tempat favorit masyarakat Bengkulu untuk berbelanja ini, sekarang sudah sangat sepi pembeli. Hal ini disalahgunakan beberapa pemuda untuk menjadikan pasar minggu bertingkat sebagai tempat mereka berbuat maksiat.
Dari pantauan tuntasonline, beberapa kawasan di lantai dua pasar minggu bertingkat ini dipenuhi sampah bekas minuman keras (miras), bekas lem aibon, puntung rokok bahkan bungkus obat batuk yang disalahgunakan untuk mabuk-mabukan.
Salah seorang pedagang di lantai dua pasar minggu bertingkat, Yuni Julianti membenarkan hal tersebut. Bahkan menurut Yuni tak jarang anak-anak SMA ikut mabuk-mabukan dan membolos disana.
"Memang sering disini jadi tempat mereka ngelem dan membolos. Apalagi pas bulan puasa ini mereka tak hanya membolos tapi juga untuk membatalkan puasanya. Kita sudah berulang kali menegur mereka tapi tidak mereka hiraukan", terang Yuni.
Hal senada diungkapkan Tri Susanto salah seorang pemilik toko di lantai dua pasar minggu bertingkat. Menurutnya anak-anak ngelem tersebut melakukan aksinya dikarenakan kawasan pasar tersebut sepi pengunjung. "Mereka biasanya ngelem dan minum obat batuk itu disudut sana, karena disana sepi beberapa toko juga sudah tak berpenghuni", kata Tri sambil menunjukkan lokasi tempat anak-anak ngelem tersebut.
Tri berharap Satpol PP Bengkulu untuk melakukan penertiban dikawasan pasar minggu bertingkat supaya tidak ada lagi anak-anak ngelem, mabuk-mabukan ataupun bolos sekolah disana. "Kami harap Satpol PP turun tangan agar tempat ini kembali bersih dan untuk memberikan efek jera kepada mereka", demikian Tri. (cw2)
- 197 views
Facebook comments