Skip to main content
Sijago Merah Mengamuk

"Sijago Merah Mengamuk" 12 Unit Rumah

Karo, tuntasonline.com - "Sijago merah Mengamuk" didesa Martellu Kecamatan Laubalang Kabupaten Karo, Hingga Ludeskan 12 Unit Rumah Pemukiman warga semi permanen,Rabu (28/2) Sekitar pukul 13.30 WIB.

Personil Polsek Mardingding yang dipimpin oleh Kapolsek AKP R.  GINTING.  M. SH bersama sama dengan Personil Koramil 09/LB yang dipimpin oleh Danramil KAPTEN INF.  JE.  SEMBIRING dan Personil Damkar Kec.  Laubalang yang dibantu masyarakat setempat melakukan upaya pemadaman api.  

Keterangan yang diperoleh dari saksi yang pertama melihat api an.  ERTINA SITEPU,  42 tahun,  bertani,  Desa Martellu dan SABARTA BR TARIGAN,  62 tahun,  bertani,  Desa Martellu menerangkan bahwa api pertama kali terlihat dari belakang rumah milik ND.  DAPETTEN BR GINTING,  60 tahun,  bertani, dimana pada saat kejadian / kebakaran ND.  DAPETTEN BR GINTING berteriak keluar rumah berteriak api dan saksi ERTINA SUTEPU melihat api dari dalam rumah ND.  DAPETTEN BR GINTING, api cepat merambat karena rumah terbuat dari papan.  

Akibat  kejadian tersebut menghanguskan 12 ( dua belas)  pintu rumah penduduk yg terbuat dari papan,  3 ( tiga)  unit rumah dirusak al : 

Berikut daftar nama pemilik rumah  warga  yang hangus dilalap api 
Nd.  LITNA BR SEMBIRING,  75 tahun,  bertani,  Desa Martellu.ERTINA SITEPU,  42 tahun,  bertani.ND.  DAPETTEN BR GINTING,  56 tahun.ASRUL PANJAITAN, 52 tahun.DAHLAN  SEMBIRING,  46 tahun, bertani.ND.  KALPIK BR SEMBIRING,  80 tahun,  bertani.DAPETTEN SEMBIRING,  42 tahun,  bertani.SASTRONI BR SEMBIRING,  56 tahun,  bertani.ND.  TARSE BR SEBAYANG,  70 tahun. Bertani.ND. JELITA BR PERANGIN ANGIN,  56 tahun, bertani.  
ND. WARTINA BR SEMBIRING,  71 tahun,  bertani.TENANG GINTING,  42 tahun,  bertani.  

Sementara rumah yang dirusak warga  karna takut api akan merambat ke rumah lainya  adalah rumah milik :


TIMUR TARIGAN,  52 tahun,  bertani.  
TOSA PERANGIN ANGIN,  42 tahun,  bertani dan Kilang  padi milik an.  MANIS TARIGAN,  65 tahun,  bertani.  
Atas kejadian teraebut tidak ada korban jiwa NIHIL dan kerugian materil diperkirakan lebih kurang Rp.  1,5 Milyard, api dapat dipadamkan sekira pukul 15.30 wib dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.  


Menurut Kapolsek AKP Robinson Ginting M. SH yang Di konfirmasi awak media tuntasonline.com  Tindakan yg telah kami lakukan terkait musibah ini adalah “Menerima informasi dari masyarakat,bersama sama dengan Personil Koramil 09 / LB, Personil Damkar dan masyarakat setempat melakukan pemadaman api, Melakukan penyelidikan dan kami telah membuat police line di sekitar tempat kejadian” Pungkasnya.
(Daris)

Tags

Facebook comments

Adsense Google Auto Size