Skip to main content
Puskesmas Buko Puoso Gelar Sosialisasi WPA

Puskesmas Buko Puoso Gelar Sosialisasi WPA

Mesuji, TuntasOnline.Com - Bertempat di Balai Desa Karang Mulya Kecamatan Wayserdang Kabupaten Mesuji Lampung telah berlangsung kegiatan Sosialisasi Pembentukan Warga Peduli Aids (WPA) pada Rabu (11/03/2020).

Kegiatan dihadiri tim medis dari Puskesmas Rawat Inap Buko Puoso , Kades setempat Selamet Mursid beserta Aparturnya, Tomas, dan Toga setempat.

Kepala desa karang mulya selamet mursid dalam sambutannya menyampaikan kegiatan pembentukan Warga Peduli Aids (WPA) adalah dalam rangka pelaksanaan program Penurunan Kesakitan dan Kematian terkait HIV dan AIDS di Kabupaten mesuji lampung, bahwa setiap desa membentuk warga peduli HIV-AIDS yang terintegerasi dengan forum kesehatan desa. Pembentukan Warga Peduli AIDS (WPA) tersebut merupakan perwujudan partisipasi masyarakat dalam Penanggulangan HIV-AIDS.

Kepla Puskesmas rawat inap buko puoso Hendrik. ZA menyampaikan “Warga Peduli AIDS adalah sebuah ikhtiar untuk membangun kesadaran Nasional dalam pencegahan dan Penanggulangan HIV dan AIDS yang selama ini kurang melibatkan masyarakat sebagai aktor. Melalui WPA ini, program pemberdayaan masyarakat yang ada dengan prinsip transparasi, partisipatif dan akuntabilitas, serta memperhatikan nilai agama dan budaya di masing-masing daerah, sehingga masyarakat tahu, mau dan mampu menanggulangi HIV-AIDS di lingkungannya,".

Kemudian pembentukan WPA ini dimaksudkan untuk menghapus stigma dan diskriminasi terhadap pengidap HIV (ODHA). Pembentukan Warga Peduli AIDS (WPA) adalah sebagai upaya Penanggulangan dan Pencegahan HIV-AIDS di Kecamatan Wayserdang Kabupaten Mesuji Lampung.

"Tujuan pembentukan WPA adalah terbentuknya Warga Peduli AIDS (WPA) di wilayah Kecamatan Wayserdang, Identifikasi potensi masalah penularan HIV-AIDS di wilayah kabupaten mesuji dan Penangananya, adanya edukasi dan fasilitasi masyarakat kelayanan atau akses layanan yang ada, Terbentuknya Kader Warga peduli AIDS (WPA) yang dapat memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang HIV-AIDS yang benar serta Menjaga Harmonisasi warga tanpa adanya diskriminasi bagi orang yang terinfeksi HIV," ungkapnya.(HR)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size