Skip to main content

Pak Cik Parosil: Pramuka Harus Ada Inovasi di Tengah Teknologi AI

Lampung Barat, Tuntasonline.id - Di tengah ancaman disrupsi Artificial Intelligence (AI), perubahan iklim, dan krisis pangan global, Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus menitipkan satu pesan keras kepada ribuan Pramuka: Jangan hanya jadi penonton!.

Pesan itu disampaikan dalam Apel Besar Hari Pramuka ke-65 yang digelar Kwartir Cabang (Kwarcab) Lampung Barat di Lapangan Kecamatan Sekincau, Minggu (1/11/2026).

Apel yang dihadiri perwakilan Kwarda Lampung Dr. Mubasir, Ketua Kwarcab Lampung Barat Zelda Naturi Nukman, jajaran Forkopimda, TNI-Polri, hingga seluruh pembina Pramuka se-Lampung Barat itu berlangsung khidmat.

Pak Cik Parosil sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Lampung Barat, menegaskan, 65 tahun Gerakan Pramuka bukanlah usia yang singkat. Namun, kata Parosil, tantangan hari ini jauh berbeda.

"Pramuka harus mampu beradaptasi menghadapi perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, perubahan iklim, serta tantangan ketahanan pangan dan energi," tegasnya.

Ia menilai Trisatya dan Dasa Dharma tidak boleh hanya dihafal. Harus dipraktekkan untuk menjawab persoalan nyata sesuai tema nasional “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”.

Katanya: inilah jalan untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Pramuka tidak boleh gagap teknologi, tapi justru harus jadi generasi yang kreatif, inovatif, dan mandiri.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Sekincau tahun ini tidak hanya diisi baris-berbaris dan amanat.

Sebagai wujud nyata Dasa Dharma, Kwarcab Lampung Barat menggelar aksi sosial berupa santunan bagi puluhan anak yatim piatu dan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis untuk masyarakat sekitar lapangan.

Parosil berharap, momentum ini menjadi titik balik kebangkitan Pramuka Lampung Barat.

"Melalui momentum Hari Pramuka ke-65 ini, diharapkan Gerakan Pramuka Lampung Barat semakin maju dan mampu mencetak generasi muda yang tangguh, berkarakter, kreatif, serta siap menjadi penerus bangsa," pungkasnya.(WN) 

Facebook comments

Adsense Google Auto Size