Skip to main content
F

Penanganan Covid-19, Ini 3 Hal yang Perlu Kuasai Puskemas

Bengkulu, Tuntasonline.com - Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu menyelenggarakan acara pertemuan, pelaksanaan, pengendalian, dan penanganan Covid-19 pada masa adaptasi kebiasaan baru di Provinsi Bengkulu serta mengevaluasi pemanfaatan dana BOK bertempat di Hotel Mercure Kota Bengkulu. Selasa, (25/08/2020).

Baca Juga :  Polda Kepri Lakukan Pendisiplinan Penerapan Protokol Kesehatan

Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari  dihadiri 211 orang peserta yang terdiri dari 179 Kepala Puskesmas, Pimpinan Rumah Sakit sebanyak 13 Orang, Kepala Dinkes Kabupaten/Kota 10 orang, Kepala Seksi Dinkes Provinsi Bengkulu sebanyak 9 orang, serta berbagai narasumber terkait acara ini salah satunya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu. 

Rangkaian agenda pada pertemuan itu antara lain penyerahan penghargaan Gubernur Bengkulu kepada seluruh Puskesmas, Rumah Sakit, dan Dinas Kesehatan se–Provinsi Bengkulu. Penyampaian materi oleh beberapa para narasumber termasuk Gubernur Bengkulu dengan penandatanganan kesepakatan dan tindak lanjut pengendalian dalam penanganan Covid-19 pada masa adaptasi kebiasaan baru di Provinsi Bengkulu.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mengatakan bahwa kolaborasi dan evaluasi jajaran kesehatan Provinsi dan Kabupaten ini di nilai dari kesigapan memberikan pelayanan kesehatan. 

“Baik dilakukan secara optimal bagi masyarakat serta implementasi protokol kesehatan dalam pencegahan penularan Covid-19,” ujarnya.

Herwan menambahkan beberapa poin penting dalam penanganan Covid-19 yang antara lain, pelaksanaan upaya pencegahan dan penanganan Covid-19, kesiapsiagaan kluster kesehatan dalam menghadapi bencana dan krisis kesehatan masa pandemi. 

"Terlaksananya penguatan fasilitas pelayanan kesehatan dalam tata laksana Covid-19 yaitu tersosialisasikannya manajemen penatalaksanaan Covid-19 serta tersosialisasinya protokol kesehatan dalam rangka adaptasi era new normal, tersosialisasinya pedoman pencegahan dan penanganan Covid-19," ungkapnya.

Sementara itu Gubernur Bengkulu Dr H Rohidin Mersyah juga menyampaikan, bahwa wabah covid-19 ini masih ada saja kasus terkonfirmasi positif baik di berbagai Provinsi di Indonesia khususnya di Provinsi Bengkulu. Masa pandemi ini memang butuh waktu dalam melokalisir dan memutus mata rantai Covid-19.

"Dibutuh kepercayaan yang sangat tinggi oleh masyarakat dalam menangani wabah ini, yaitu memahami tehnik penyebarannya, memahami gejala - gejalanya, mengetahui cara penularannya serta tindakan - tindakan yang harus di antisipasi dalam menangani covid -19 ini," jelas Rohidin pada saat menyampaikan kata sambutan.

Untuk itu, Sesuai himbauan kepala dinas kesehatan Provinsi, lapisan pelayanan kesehatan khususnya puskesmas haruslah menguasai komunikasi, informasi dan edukasi terkait wabah Covid-19 ini. 


“Oleh karena itu, saya menghimbau kepada masyarakat, jika semua poin poin tersebut sudah berjalan, maka sudah tidak ada lagi kepanikan - kepanikan ditengah masyarakat, hilangnya ketakutan - ketakutan pada masyarakat. Bahkan Presiden Jokowi pun menghimbau kepada masyarakat untuk tidak takut menghadapi Covid-19, asalkan masyarakat patuh terhadap protokol - protokol kesehatan,”sampai Gubernur.

Ia juga mengatakan, karena puskesmas adalah pelayan kesehatan yang paling dekat dan krusial ditengah-tengah masyarakat, maka di butuhkan pembelajaran mengenai tindakan - tindakan dan sebagainya terkait penanganan wabah covid-19 ini.

Baca Juga :  Kunjungi Ponpes Hidayatul Qomariyah, Gubernur Rohidin Berbagi Kebahagiaan Kepada Santri


Pada Kesempatan itu, Gubernur Bengkulu Rohidin mersyah juga berdialog dengan para peserta yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada seluruh jajaran kesehatan se-Provinsi Bengkulu atas upaya yang telah dilakukan dalam pencegahan Covid-19 ini. (P3)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size