Skip to main content

Satu Tahun Kepemimpinan Helmi-Mian Membangun Bengkulu

Bengkulu, TuntasOnline.id - 20 Februari 2025 hingga 20 Februari 2026 menjadi periode bersejarah bagi pembangunan infrastruktur di Provinsi Bengkulu. Setelah puluhan tahun mengalami perlambatan pembangunan yang menyebabkan banyak ruas jalan milik Pemerintah Provinsi Bengkulu rusak berat bahkan hancur, kondisi tersebut kini mulai berbenah.

Minimnya sentuhan pembangunan sebelumnya berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya di sektor perkebunan dan pertanian. Infrastruktur jalan yang buruk membuat biaya angkut hasil perkebunan meningkat, sehingga berpengaruh pada rendahnya nilai jual komoditas masyarakat.

Perubahan signifikan mulai terlihat sejak Helmi Hasan bersama wakilnya dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu pada 20 Februari 2025. Tanpa menunggu waktu lama, perbaikan jalan dan jembatan yang menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi langsung dilakukan, di antaranya ruas jalan Simpang Tugu Hiu – Simpang Kroya di Bengkulu Tengah.

Selain itu, pembangunan juga dilakukan di jalan lintas Kabupaten Rejang Lebong yang menghubungkan sejumlah desa di Kecamatan Padang Ulak Tanding, jalan di Desa Padang Capo Kabupaten Seluma, jalan lintas Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Lebong, Kabupaten Kaur, Kabupaten Mukomuko hingga Kabupaten Bengkulu Selatan.

Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Provinsi Bengkulu menganggarkan ratusan miliar rupiah untuk pembangunan jalan dan jembatan. Kebijakan ini sempat menimbulkan pertanyaan publik terkait sumber anggaran yang mencapai lebih dari Rp600 miliar.

Anggaran tersebut diketahui berasal dari efisiensi belanja yang dinilai tidak bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat, seperti anggaran publikasi, perjalanan dinas, serta sejumlah pos lain yang dianggap kurang prioritas.

Kebijakan pemangkasan anggaran tersebut membuat Helmi Hasan harus berhadapan dengan berbagai pihak yang merasa dirugikan. Meski di tengah berbagai serangan politik hingga kritik pribadi, pembangunan infrastruktur tetap berjalan di sejumlah kabupaten dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Dampak perbaikan jalan bahkan memicu ungkapan syukur dari warga di beberapa daerah yang menggelar syukuran dengan menyembelih hewan ternak sebagai bentuk terima kasih atas mulusnya akses transportasi.

Di sektor pertanian, Provinsi Bengkulu juga mendapatkan program cetak sawah seluas ratusan hektare sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional Presiden Prabowo Subianto.

Selain pembangunan infrastruktur, program pro-rakyat lainnya yang mulai dirasakan masyarakat adalah layanan ambulans gratis. Program ini dilatarbelakangi oleh kisah seorang warga Kabupaten Kaur yang terpaksa membawa jenazah anaknya menggunakan kantong plastik dari RSUD M Yunus menuju kampung halamannya akibat mahalnya biaya sewa ambulans saat itu.

Kini, meskipun layanan ambulans gratis belum sepenuhnya tersedia di seluruh desa, sebagian masyarakat telah merasakan manfaat program tersebut dalam membantu kebutuhan layanan kesehatan darurat.

Seiring satu tahun kepemimpinan Helmi Hasan, wajah Bengkulu mulai mengalami perubahan sesuai dengan janji politik pada masa kampanye Pilkada 2024. Meski masih terdapat sejumlah ruas jalan yang membutuhkan perbaikan, pembangunan infrastruktur direncanakan terus berlanjut pada tahun 2026.

Facebook comments

Adsense Google Auto Size