Promosi Pariwisata Tanah Karo Harus Rutin Dilakukan
KARO, TuntasOnline.com - Kabupaten Karo harus rutin mempromosikan beragam potensi pariwisata agar kunjungan wisatawan ke bumi turang Tanah Karo terus meningkat.
Kegiatan promosi yang dilakukan instansi pemerintah terkait bersama para pemangku kepentingan pariwisata memang sudah berjalan, namun belum maksimal.
Promosi pariwisata untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke daerah ini tidak boleh putus dan harus berkelanjutan, baik melalui media masa, pemangku wisata maupun dengan mengikuti kegiatan pameran dan pasar wisata di dalam negeri dan mancanegara.
Untuk mengintensifkan promosi wisata, pemerintah dan pemangku kepentingan pariwisata perlu lebih kreatif dan inovatif mengemas berbagai paket acara yang berpotensi menarik kunjungan wisatawan dari luar Tanah Karo.
Potensi objek wisata di Tanah Karo sangat berpotensi dan beragam di antaranya wisata alam, wisata seni budaya, wisata bahari, wisata spritual, wisata minat khusus, wisata petualangan dan wisata kuliner dan lain lain yang bisa dikemas.
Di sejumlah titik lokasi wisata itu, seharusnya secara rutin digelar beragam kegiatan bernuansa pariwisata dengan dibarengi promosi yang intensif sehingga menjadi daya tarik bagi wisatawan mencanegara dan nusantara berkunjung ke objek wisata Tanah Karo.
Sejalan dengan semakin ramainya wisatawan yang berkunjung ke suatu objek wisata, dipastikan akan ikut membuka peluang kerja dan berusaha bagi masyarakat sekitar khususnya bagi pelaku UMKM.
Keragaman wisata di Kabupaten Karo tersebut belum mampu memberi kontribusi maksimal terhadap jumlah wisatawan yang berkunjung ke daerah itu, terutama wisatawan mancanagera.
Pelancong yang menikmati sejumlah objek wisata di Tanah Karo selama ini masih didominasi wisatawan lokal dan domestik. Hal ini disampaikan pelaku wisata Maulana Coffee Gajah Bobok Osaka Henda Ginting, Pengusaha Zia Coffe kawasan Siosar dan Owner Cinur Coffee Kabanjahe Ferianta Purba kepada Penulis.
Jadi, Diharapkan kepada bupati Karo Cory Sebayang, agar segera memperbaiki seluruh infrastruktur, terlebih infrastruktur jalan dan lokasi parkir. Karena hal tersebut lah membuat pelancong enggan datang ke "bumi turang" serta meningkatkan kinerja ASN di instansi terkait sehingga bisa tercipta Indonesia Maju, Karo Maju. Bujur ras mejuah-juah.
Kabanjahe, Sabtu 11 Juni 2022
Penulis Rekro Tarigan.
- 179 views
Facebook comments