Skip to main content
Bukti

Dana Pembangunan Badan Jalan Desa Talang Sali, Diduga Di'Mark Up'

Seluma, TuntasOnline.Com - Keberhasilan Program Dana Desa untuk membangun Desa, harus dinodai oleh oknum yang diduga sengaja menyalahgunakan dana tersebut untuk kepentingan tertentu. Salah satunya, pembangunan Badan Jalan di Desa Talang Sali, Kecamatan Seluma Timur, Kabupaten Seluma yang pagu anggarannya diduga di Mark Up.

Badan jalan ini memiliki panjang 5 km serta lebar 5 meter. Dalam pengerjaannya badan jalan ini diambil oleh pihak ketiga.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, sebelumnya isu ini mencuat, setelah pengerjaan dianggap selesai Pihak kontraktor enggan menandatangani SPJ yang disodorkan pihak Pemerintahan Desa. Hal ini lantaran pagu anggaran yang dimuat dalam SPJ tidak sesuai dengan yang disepakati dan yang disetor. 

Didalam SPJ tersebut, pihak kontraktor harus menandatangani pagu anggaran pengerjaan yang berjumlah Rp. 213.000.000,00 sedangkan nominal yang telah disepakati dan disetor hanya Rp. 132.000.000,00. Hal ini sontak membuat kontraktor tersebut enggan menandatangani SPJ tersebut. Dan diketahui kontaktor tersebut bernama Asep, isu ini kian mencuat dan sampai ke telinga warga setempat.

Menyikapi hal tersebut, warga telah melaporkan oknum yang diduga sengaja meng'Mark Up' anggaran tersebut ke Pihak Camat dan Inspektorat Kabupaten Seluma.

"Jalan tersebut belum layak untuk dilewati warga Desa Talang Sali. Dan kami selaku warga Desa Talang Sali juga mempertanyakan sisa dana dari pagu dana Rp. 213.000.000,00 dan diborong pihak ketiga hanya Rp. 132.000.000,00. Jadi kami mempertanyakan uang desa yang  Rp. 81.000.000,00" jelas warga Desa Talang Sali inisial H ini. 

"Pembangunan jalan tersebut harus diulang dengan sisa dana yang Rp.81.000.000,00 itu. Saya juga masih menduga banyak fisik-fisik Dana desa Talang Sali yang bermasalah. Seperti Dana Bumdes dan pemborong fisik jalan tersebut yaitu Asep merasa ditipu oleh pihak desa sebab tidak ada perjanjian yang jelas dan uang dia juga belum dibayar lunas oleh pihak Pemerintahan Desa Talang Sali" lanjut H. 

Terakhir H menambahkan bahwa beberapa minggu yang lalu Warga Desa Talang Sali telah melaporkan permasalahan tersebut ke Inspektorat Kabupaten Seluma, saudara pemborong bangunan fisik jalan tersebut ikut melaporkan permasalahan itu. 

Warga Desa Talang Sali juga berharap agar jalan tersebut segera dikerjakan lagi dengan sisa dana yang ada, sebelum dana desa tahap ketiga ini di turunkan. Apabila tidak diselesaikan dan tidak ada jalan keluarnya. Warga Desa Talang Sali siap melaporkan permasalahan ini ke pihak yang berwajib di Kabupaten Seluma.

Untuk sementara, pihak Pemerintah Desa Talang Sali belum ada yang bisa dimintai keterangan, saat Jurnalis TuntasOnline.Com mengkonfirmasi Bendahara Desa melalui via telepon, no tersebut sedang tidak aktif. (Dy)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size