Skip to main content
Foto Bersama Menteri Agama RI, Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu dan Jajaran

Menteri Agama RI Gelar Kunker Ke Bumi Rafflesia

Bengkulu, Tuntasonline.com - Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin mendatangi Provinsi Bengkulu dalam agenda kunjungan kerja dengan tema "Sapa Penyuluh dan Pembinaan ASN Launching Desa Kerukunan Umat Beragama, bertempat di Aula Asrama Haji, Jumat (3/8).

Kedatangan Lukman Hakim Saifuddin disambut hangat oleh Kepala Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Bustasar, Plt. Gubernur diwakilkan Asisten III Gotri Suyanto, Rektor IAIN Bengkulu, Rektor IAIN Curup dan seluruh tamu undangan yang hadir.

Tampak Pemuka Agama Hadir
Tampak Hadir Pemuka Agama Se-Provinsi Bengkulu

Kepala Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Bustasar mengatakan, Selamat datang Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin ke bumi rafflesia semoga kunjungan kerja ini dapat memberikan pencerahan.

"Untuk diketahui, Provinsi Bengkulu perkembangan kerukunan agama sangat kondusif dengan indikator selama 10 tahun terakhir belum ada konflik antar umat beragama. Di dukung juga kerjasama dari pihak baik Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Kementerian Agama Provinsi. Jumlah masyarakat Bengkulu sebanyak 1.994.71 jiwa, jumlah tempat ibadah 4.265 unit,  jumlah ASN Kementerian agama 2.614 orang dan hampir 1.000 anggota Penyuluh Agama Islam Non PNS Se-Provinsi Bengkulu," ujarnya Bustasar memberikan sambutan, Jumat (3/8).

Tampak Menag Sampaikan Pencerahan
Tampak Menteri Agama Sampaikan Pencerahan

Kunjungan kerja Menteri Agama RI ini, pihak Kementerian Agama Provinsi Bengkulu mengadakan Deklarasi perwakilan seluruh agama di Bengkulu agar tetap terciptanya suasana kondusif antar kerukunan umat beragama dan juga Launching Desa Rama Agung sebagai Desa Kerukunan di Provinsi Bengkulu serta launching Balai nikah KUA.

Tampak Menag Melaunching langsung
Menteri Agama Langsung Melaunching Desa Rama Agung Menjadi Desa Kerukunan

Sementara itu, Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin, sapa penyuluh! Kata pertama di ucapkan untuk ratusan para penyuluh Agama islam Non PNS, secara khusus ia sangat ingin bertemu langsung dan mengucapkan terima kasih. Serta aprsesiasi yang luar biasa dalam menjaga kerukunan antar umar beragama.

"Sesuatu yang harus di lakukan karena, kerukunan adalah di upayakan sebagai wujud dilingkungan kita sebab, agama memiliki kontribusi yang besar. Bangsa Indonesia berdiri dan merdeka salah satu faktorny adalah  agama, apalagi teks pancasila sangat kaya dengan nilai agama, bukan hanya itu, tapi tidak ada satupun teks UUD bertentangan dengan nilai agama atau bertolak belakang dengan sumber hukum," jelasnya Lukman Hakim Saifuddin.

Menurutnya, tantangan besar kedepan bagaimana agar warisan yang ditinggalkan oleh pendahulu bangsa untuk menjaga kerukunan antar umat beragama tidak ada perpecahan. 

"Agama bisa di lihat dari 2 sudut pandang, agama dari sisi luar secara formal dan lembaga banyak sekali perbedaan seperti tata cara beribadah dan lain-lain sangat beragam, sedangkan dari sisi dalam. Tidak akan melihat dari dalam artinya perbedaan dan ada kesepakatan dilandasi pemahaman agama hadir di tengah masyarakat agar berjalan apa adanya," demikian. (CW3)

Tampak Aula Asrama Haji dipadati hadirin
Tampak Hadirin Padati Aula Asrama Haji

 

Facebook comments

Adsense Google Auto Size