Diduga Depresi Pria Ini Rela Akhiri Hidupnya
Prabumulih,Tuntasonline.com - Seorang Pria Desa Tanjung Menang kecamatan Prabumulih Selatan yang di duga Depresi karena ditinggal keluarga, rela mengakhiri Hidupnya dengan cara gantung diri,Senin Malam (14/5) sekitar pukul 20.00 WIB.
Pria tewas gantung diri tersebut diketahui Nasrullah (29), ia diduga nekat memilih jalan pintas. Lantaran, cukup lama depresi karena ditinggal anak dan istrinya.
Penemuan mayat yang tergantung di dalam rumah mengunakan seutas kain gendongan, jelas membuat heboh dan geger warga setempat.
Informasi yang dihimpun media ini, kejadian tersebut pertama kali diketahui Idris Faisin (29), tetangga korban. Kepada petugas kepolisian, ia menuturkan, sekitar pukul 20.30 WIB, baru saja pulang mengantar anaknya jalan-jalan PAUD dari Palembang.
Pengakuannya, setiba dirumahnya melihat lampu rumahnya tidak hidup. Lalu, ia memanggil korban berkali-kali. Tetapi, tidak ada jawaban dan lalu membuka pintu rumah korban dengan paksa.
"Ketika saya pulang dari Palembang, sehabis antar anak jalan-jalan. Saya lihat lampu di rumahnya mati, dipanggil-panggil tanpa ada sautan," jelasnya kepada petugas.
Alangkah terkejutnya, begitu membuka pintu dan menghidupkan lampu di rumah Nasrulah. Idris mendapati korban sudah dalam keadaan tergantung di dalam rumah dengan leher tercekik kain.
Idris pun, tak lama kemudian memanggil tetangga. Untuk meminta bantuan tetangga, dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
"Karena dipanggil tak ada jawaban, saya membuka paksa pintu rumahnya. Saat saya masuk dan menghidupkan lampu, saya terkejut melihat keadaan Nasrullah tewas gantung diri," akuinya.
Kepada petugas, Idris menuturkan, kalau sejak ditinggal pergi anak istrinya. Nasrulah yang berprofesi sebagai petani mengalami depresi. Diduga, itulah yang menjadi penyebab dirinya mengakhir hidupnya dengan cara gantung diri dengan seutas kain yang dikaitkan ke kayu langit-langit rumahnya.
“Depresi yang dialami korban sempat diobati dan menjalani perawatan di RSUD," tukasnya.
Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk, S.IK MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Hernando, SH M.Si membenarkan, kalau dugaan sementara informasi dari saksi yang pertama kali menemukan korban dan keluarganya, meninggal gantung diri lantaran depresi ditinggal anak istrinya yang minggat dari rumahnya.
"Jasad sudah dievakuasi dan diurus oleh keluarganya, penyebab kematiannya depresi karena ditinggal anak istrinya. Selain itu ditemukan surat keterangan atau surat dari RS Ernaldi Bahar Palembang. Kalau korban adalah salah satu pasien yang tengah menjalani perawatan,” kata Nando sapaan akrabnya.(Heramnsyah)
- 140 views
Facebook comments