Skip to main content
Bupati Rejang Lebong Foto Bersama dengan Jajaran BKPSDM

Pemkab RL Tandatangani MOU Dengan BKSDM Provinsi

Curup, tuntasonline.com - Pemerintah Daerah Kabupaten Rejang Lebong dalam mewujudkan Curup sebagai kota pariwisata terus dilaksanakan, Hal ini terlihat pada penandatanganan kerjasama Pemda Rejang Lebong dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Bengkulu,Senin (5/8).

BKPSDKepala BKPSDM Provinsi Bengkulu Ir.Abu bakar mengatakan, "kerjasama ini sudah seharusnya dilakulan karena sudah hampir dua tahun BKSDA Provinsi tidak menjalin kerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Rejang Lebong. Mengingat tujuan dari kesejahteraan ini adalah untuk kesejahteraan masyarakat maka prosesnya harus segera dilaksanakan. Memang, untuk melaksanakan tugas yang kompleks ini tidak bisa berdiri sendiri, harus melibatkan banyak pihak mulai dari Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat serta masyarakat".

Pemkab Rejang Lebong

Dikatakannya lagi, "Kerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Rejang Lebong ini merupakan salah satu upaya percepatan kesejahteraan masyarakat. Meskipun banyak tekanan yang didapat pemerintah tetapi melalui kerjasama ini kesulitan yang dihadapi pemerintah beserta tuntutan masyarakat mengenai penggunaan lahan konservasi yang selalu terhambat dengan izin dapat teratasi dan ketakutan pemerintah selama ini mengenai pemanfaatan lahan dapat segera teratasi," ujar Abu Bakar.

Selanjutnya Abu Bakar menyampaikan, "kesejahteraan masyarakat harus diutamakan. Pada kerjasama kali ini tidak dilibatkan investor karena hal yang utama adalah pemberdayaan masyarakat desa. Maka dari itu, saat ini Kepala Desa Sumber Urip dan Sindang Jaya sebagai desa terdekat yang berkaitan dengan penggunaan lahan sebagai Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kaba harus ikut terlibat. Melalui kerjasama ini pengelolaan wisata seluruhnya diserahkan kepada masyarakat."

Lebih lanjut Abu Bakar menuturkan, "sangat banyak potensi dari Daerah Kabupaten Rejang Lebong yang dapat dimanfaatkan. Salah satunya adalah dengan pemanfaatan batang aren. Ada dua ratus batang aren yang rencananya akan diberikan aset legal untuk dikelola masyarakat. Selain itu, upaya peningkataan pemanfaatan TWA Bukit Kaba akan diperkuat dengan kerjasama dengan pihak asuransi agar dapat meningkatkan keamanan, jangan sampai upaya penyelamatan terkendala seperti sebelumnya."

Akhirnya Kepala BKSDA menyampaikan harapan "agar pengelolaan Taman Wisata Alam Bukit Kaba dapat ditingkatkan dengan memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Sehingga realisasi kerjasama antar kedua belah pihak benar - benar terwujud," tutur Abu Bakar.(Cw3/Adv)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size