Bupati Karo Kecewa, Pembangunan Dermaga Tongging Tak Kunjung Siap
Karo, TuntasOnline.Com - Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH, sangat kecewa terkait progres proyek pembangunan Dermaga (Pelabuhan-red) Tongging tahap II tak kunjung selesai.
Hal tersebut diutarakan Bupati Karo, Terkelin Brahmana saat meninjau progres pembangunan Dermaga Tongging, Senin (22/2). Bahwa menurut Terkelin Brahmana seharusnya, tahap II sudah rampung pada bulan Desember 2020 lalu, namun kenyataan dilapangan meleset sesuai mekanisme pengerjaan proyek.
“Melihat hal ini tentu kita sangat kecewa, seharusnya sudah siap ternyata belum siap juga,” kecamnya.
Untuk itu, Terkelin Brahmana mendesak pihak rekanan melalui manager lapangan proyek dermaga di Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo mengharapkan pembangunan dermaga Tongging tahap II segera dirampungkan.
“Progres lapangan ini juga perlu disampaikan kepada pengawas dari pihak Kementerian Perhubungan melalui Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II Privinsi Sumatera Utara,” ucapnya.
Untuk mendukung bagian utara Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba, pembangunan Dermaga Tongging yang sedang dibangun perlu dirampungkan, karena dengan keberadaan Dermaga ini, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat untuk mewujudkan penyelenggaraan transportasi danau yang efektif dan efisien, yang didukung SDM transportasi yang berkompeten sesuai dengan visi misi Kabupaten Karo. Besok, Selasa (23/2) ada pertemuan dengan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi di Medan, saya akan menyampaikan progres pembangunan Dermaga Tongging mulai tahap I (sudah rampung) dan Tahap II (belum rampung), supaya semua jelas dan terang benderang, terang Bupati.
Lebih jauh, Bupati Karo mengatakan, seiring dengan ditetapkannya kawasan Danau Toba sebagai Kaldera Toba yang memiliki kaitan dengan geologis dan warisan tradisi yang tinggi dengan masyarakat lokal khususnya dalam hal budaya dan keanekaragaman hayati, hendaknya hal ini menjadi perhatian serius semua pihak untuk meningkatkan geliat wisata Danau Toba, katanya.
Menyikapi penjelasan Bupati Karo, Manager Lapangan Proyek Dermaga Tongging, Bengbeng, menyebutkan, faktor cuaca (alam) yang menjadi alasan utama lambatnya progres pengerjaan proyek sehingga tidak dapat diselesaikan tepat waktu. Pun begitu, Bengbeng mengakui memang sesuai target pengerjaan, seharusnya tahap II sudah rampung pada bulan Desember 2020 lalu, tapi itu tadi karena faktor cuaca, pengerjaan tidak dapat diselesaikan.
Ia berharap kiranya masyarakat memaklumi Ia menambahkan, diantara bulan Maret dan April 2021, PT Maybert Lestari selaku rekanan kontraktor telah berjanji akan membuka tiang ponton sebagai finishing tiang pancang. Disamping itu, Bengbeng mengaku dana pembangunan Dermaga Tongging tahap II berasal dari APBN dengan total biaya mencapai Rp 13,4 Milyar akan dikebut pengerjaanya. Mudah-mudan, April 2021 ini tahap II rampung, sehingga tahap III bisa dimulai lagi dikerjakan.
“Sebab tahap III untuk pembangunan fasilitas dermaga, akan dikerjakan, setelah proses tender selesai, namun saat ini, proses tender belum final," ungkapnya.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karo, Gelora Fajar Purba, melalui Kabid Dishub Tri Kaban dan Kabid Bapeda Efanlit Sembiring, senada mengaku, sudah sering menekankan kepada pihak rekanan agar segera menyelesaikan pekerjaannya.(RT/TO)
- 357 views
Facebook comments