Skip to main content

Koperasi Korem Diduga Jalin Kerja Sama dengan Perusahaan Tak Berizin di Nunukan

Nunukan, TuntasOnline.id – Koperasi yang beroperasi di kawasan Semengaris, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menjadi sorotan terkait dugaan kerja sama dengan perusahaan yang tidak lagi memiliki izin aktif.

Koperasi tersebut bergerak di bidang usaha jual beli buah sawit sekaligus pengelolaannya melalui Koperasi Korem Tanjung Selor. Informasi ini mencuat pada Jumat (17/04/2026).

Salah satu ahli waris Datu Sulaiman, anak ketiga dari zuriat Datu Damir, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menelusuri legalitas kerja sama tersebut melalui anggota Kodim yang ditugaskan di koperasi dimaksud.

“Kami sebagai ahli waris telah melihat legalitas melalui anggota Kodim yang bertugas di koperasi tersebut. Dari data yang kami peroleh, terdapat dokumen kerja sama berupa nota kesepahaman (MoU) antara koperasi dengan Zainudin selaku Direktur PT TML,” ujarnya.

Raup, selaku pendamping ahli waris, menjelaskan bahwa pada tahun 2017 Zainudin telah membuat pernyataan pengunduran diri dari jabatannya sebagai direktur perusahaan tersebut.

“Namun, seiring berjalannya waktu, tanpa sepengetahuan pihak terkait maupun instansi pemerintah yang berwenang, yang bersangkutan kembali melakukan MoU dengan Koperasi Korem dan masih menggunakan jabatan sebagai Direktur PT TML, padahal izin perusahaan tersebut sudah tidak aktif,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa tanaman yang dikelola oleh PT TML berdiri di atas lahan milik ahli waris Datu Sulaiman yang berada di wilayah Semengaris, Desa Tabur Lestari, Kecamatan Semengaris, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Lebih lanjut, pihak ahli waris mempertanyakan sikap Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan serta DPRD dalam menyikapi persoalan tersebut.

“Masyarakat mempertanyakan di mana peran pemerintah daerah dan DPRD dalam menanggapi persoalan ini. Sementara itu, aktivitas warga di Semengaris terus berjalan dan berpotensi menimbulkan eskalasi konflik jika tidak segera ditangani,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait. Sarif/Nnk/TuntasOnline.id

Facebook comments

Adsense Google Auto Size