Jembatan Simpang Seluma Dibangun, Bupati : Ini Hasil Perjuangan Panjang
Seluma, TuntasOnline.id – Setelah ditunggu selama sekitar satu dekade atau 10 tahun, pembangunan jembatan penghubung di Desa Simpang, Kabupaten Seluma, Bengkulu, akhirnya mulai direalisasikan pada tahun 2026.
Pembangunan ditandai dengan peletakan titik nol yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Seluma bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Bengkulu. Jembatan gantung ini nantinya akan menghubungkan Desa Simpang dengan Kelurahan Selebar, Kecamatan Seluma Timur.
Kepala Desa Simpang, Rezon, mengaku warga sangat antusias menyambut pembangunan ini. Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat vital untuk menunjang aktivitas pendidikan dan perekonomian warga.
"Alhamdulillah masyarakat sangat antusias dengan dibangunnya jembatan Simpang ini. Setelah 10 tahun lamanya, akhirnya pembangunan dapat terlaksana. Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Seluma, terutama Bupati," ujar Rezon, Selasa (05/05/2026).
Ia menjelaskan, dengan adanya jembatan ini, jarak tempuh warga akan dipangkas menjadi sekitar 5 kilometer. Sebelumnya, warga harus memutar jauh melalui Desa Selingsingan, Kecamatan Seluma Utara. Selain itu, akses jalan tidak lagi terputus saat debit air sungai meningkat.
"Kami tidak perlu memutar jika air sungai meluap. Akses juga akan lebih dekat karena jembatan ini langsung terhubung ke jalan lintas nasional di Kelurahan Selebar" tambahnya.
Sementara itu, Bupati Seluma Teddy Rahman menyebutkan pembangunan jembatan ini merupakan hasil perjuangan panjang yang diusulkan sejak tahun 2025.
"Setelah melalui berbagai tahapan, usulan ini akhirnya disetujui oleh pemerintah pusat, sehingga pembangunan jembatan penghubung Desa Simpang dapat direalisasikan," ujar Teddy.
Ia menambahkan, pemerintah daerah terus mengajukan berbagai usulan proyek infrastruktur lainnya ke pusat, dan akan direalisasikan secara bertahap sesuai persetujuan.
Dari pihak BPJN Bengkulu, Kepala Seksi Preservasi Jalan dan Jembatan, Ivan Marsidano, membenarkan bahwa proyek ini terwujud berkat dorongan kuat dari Pemkab Seluma yang aktif mengusulkan ke Kementerian PUPR.
"Pekerjaan fisik akan segera dilaksanakan oleh pihak ketiga sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Adapun jembatan yang dibangun merupakan jenis jembatan gantung dengan panjang 42 meter dan lebar 1,5 meter. Proyek ini menelan anggaran sebesar Rp 3,5 miliar bersumber dari APBN Kementerian Pekerjaan Umum.
Pembangunan dikerjakan oleh kontraktor CV Ataya Adiba Group dengan target penyelesaian selama 210 hari kerja atau sekitar tujuh bulan.
- 11 views
Facebook comments