Demokrasi Desa Menentukan Arah Pembangunan Lebong
Lebong, TuntasOnline.id – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026 di Kabupaten Lebong menjadi momentum penting bagi masyarakat dalam menentukan arah kepemimpinan dan pembangunan di tingkat desa.

Pimpinan DPRD Kabupaten Lebong berharap pesta demokrasi tingkat desa tersebut dapat berlangsung dengan aman, tertib, serta mengedepankan nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Ketua DPRD Kabupaten Lebong, Carles Ronsen, S.Sos., mengatakan bahwa Pilkades merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk menentukan sosok pemimpin yang dinilai mampu membawa kemajuan bagi desa masing-masing.
Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam proses demokrasi. Namun, hal tersebut hendaknya tidak sampai menimbulkan perselisihan maupun merusak hubungan kekeluargaan antarmasyarakat.
Ia berharap kepala desa yang nantinya terpilih dapat menjalankan amanah dengan baik serta memperhatikan kepentingan seluruh lapisan masyarakat.
Senada, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Lebong, Ahmad Lutfi, S.H., menilai pelaksanaan Pilkades harus menjadi ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam menentukan pemimpin yang memahami kebutuhan dan potensi desanya.
Ia juga berharap seluruh calon kepala desa dapat mengikuti setiap tahapan pemilihan sesuai aturan yang berlaku, sehingga proses demokrasi berjalan dengan baik.
Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Lebong, Rinto Putra Cahyo, S.Kep., berharap masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya secara bijak dan tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang berpotensi memecah belah persatuan.
Menurutnya, siapa pun yang nantinya memperoleh kepercayaan masyarakat harus mampu merangkul seluruh elemen desa, termasuk masyarakat yang memiliki pilihan berbeda.
Diketahui, Pilkades serentak 2026 di Kabupaten Lebong dijadwalkan berlangsung pada 16 November 2026 dan diikuti sebanyak 78 desa.
Melalui pelaksanaan Pilkades tersebut, diharapkan lahir kepemimpinan desa yang mampu menjalankan pemerintahan secara baik serta mendorong pembangunan dan pelayanan masyarakat di wilayah masing-masing.

- 1 view
Facebook comments