Walikota Padangsidimpuan Buka Rakor Pemerintahan
Padangsidimpuan, Tuntasonline.com - Walikota Irsan Efendi Nasution secara resmi membuka rapat koordinasi (rakor) pemerintahan tingkat Kota Padangsidimpuan di Emerald Hall Hotel Mega Permata, Rabu (7/1/2021) pagi.
Rakor ini dihadiri Wakil Walikota Arwin Siregar, Sekda Letnan Dalimunthe, para asisten, staf ahli, seluruh pimpinan OPD dan camat se- Kota Padangsidimpuan.
Dalam arahannya, walikota mengulas balik usai lebih dua tahun memimpin roda pemerintahan Kota Padangsidimpuan. Irsan percaya, seluruh pimpinan OPD sudah bekerja dengan baik dan sesuai tupoksi masing-masing.
“Pun demikian, harus saya sampaikan bahwa visi 'Padangsidimpuan Bersinar' dengan segala kerja keras kita belum menggembirakan. Hal ini harus dikoreksi ataupun dievaluasi,” ucap Irsan.
Untuk itu, walikota meminta kepada setiap OPD untuk membuat langkah-langkah strategis dan program konkret agar capaian terhadap visi tersebut dapat lebih menggembirakan.
“Saya setuju bapak ibu sudah bekerja keras, tetapi hari ini kita butuh kerja keras yang lebih. Mumpung ini awal tahun, mari kita berembuk, bicara dari hati ke hati tantang kendala dan bagaimana kita melakukannya” gugah dia.
Walikota menyampaikan keinginannya, bahwa lima tahun ini (masa jabatan Walikota) dapat memberi manfaat, memberi kebaikan bagi Kota Padangsidimpuan secara menyeluruh
"Dan bila kebalikannya, tidak ada manfaat dan kebaikan bagi Kota Padangsidimpuan, mungkin saya termasuk tak tahu malu bila maju kembali ke periode kedua,” sambung dia.
Ditambahkannya, salah satu kendala yang menghambat tugas pemerintahan dan tugas kemasyarakatan adalah sinergitas di satuan OPD. Maka itu, ia meminta agar mengadakan rakor di satuan OPD nya masing-masing.
"Dengan harapan akan muncul dan tumbuh semangat yang sama ditiap-tiap organisasi perangkat daerah (OPD)" pesan Irsan.
Apabila peserta rakor sependapat, ungkapnya, ini menjadi salah satu poin keputusan. Segera setelah rakor ini adakan rakor di tingkat OPD yang ada di bawah kendali para peserta.
Menurut walikota, ada dua PR besar yang harus diselesaikan tahun ini. Kemudian diakuinya sudah membuat langkah-langkah yang akan diambil, meliputi perelokasian pedagang kaki lima di Jlalan Thamrin dan pembenahan RSUD.
Terkait Toko modern, disinggung Irsan, selama menjabat kepala daerah tidak ingin keberadaan toko modern bertambah di Padangsidimpuan.
1 toko modern berdiri akan mampu menutup 100 kios pedagang lokal. Walikota tak ingin itu terjadi, sehingga meminta Dinas terkait untuk menutup toko modern yang tidak memiliki Izin dan yang menyalahi aturan.
"Ke depan, saya berharap kepedulian, niat baik, dan rasa memiliki serta cinta terhadap Kota Padangsidimpuan lebih ditingkatkan. Sinergitas dan kerja keras guna mencapai Sidimpuan Berkarakter, bersih, aman dan sejahtera," tutupnya. (RF/TO)
- 25 views
Facebook comments