Ketua MPC PP Bireuen Prihatin Terhadap Nasib Pengemis Dibawah Umur
Bireuen, TuntasOnline.Com - Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kabupaten Bireuen Periode 2020-2024, M.Alim Mufid, terharu melihat anak dibawah umur menjadi seorang pengemis,mereka sering mangkal dibundaran simpang empat pusat kota Bireuen, mereka juga sering minta - minta diwarkop dan tempat berjualan lainya.
Kondisi seperti ini, menurut, M.Alim Mufid ,seharusnya tidak dibiarkan terus terjadi oleh pihak Pemerintah maupun instansi Dinas terkait, sebab Negara Kesatuan Republik Indonesia menjamin kesejahteraan tiap warga negaranya, termasuk perlindungan terhadap hak anak yang merupakan hak asasi manusia;bahwa setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; bahwa anak sebagai tunas, potensi, dan generasi muda penerus cita-cita perjuangan bangsa memiliki peran strategis, ciri, dan sifat khusus sehingga wajib dilindungi dari segala bentuk perlakuan tidak manusiawi yang mengakibatkan terjadinya pelanggaran hak asasi manusia.
Perlindungan Anak adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi Anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi 24 Sep 2019.
Kepada wartawan tuntasonline.com rabu (23/12/2020), Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kabupaten Bireuen M Alim Mufid mengharapkan Dinsos harus serius Menanggapi dan Peduli terhadap Pengemis yang juga melibatkan anak dibawah umur.
"Apalagi semasa Covid-19 ini Dinsos Bireuen, segera mencari solusi terbaik agar mereka para pengemis bisa memenuhi kebutuhan sehari2 agar jagan lagi mengemis dijalanan/lampu merah, kafe dan kaki lima dipusat kota Bireuen.
Sementara Kepala Dinas Sosial Bireuen, Mulyadi Rabu (23/12/2020) saat di hubungi wartawan tuntasonline.com untuk dikonfirmasi melalui WhatsApp belum ada tanggapan.(Hendra)
- 54 views
Facebook comments