Partisipasi Pemilih Kota Bengkulu Capai 62,79%
Kota Bengkulu, TuntasOnline.com - Pada Pemilihan Umum (Pemilu) 9 Desember 2020 yang lalu partisipasi pemilih yang ada di Kota Bengkulu sangat rendah dari pada Pemilu tahun 2019 lalu. Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Bengkulu 244.507 orang yang melakukan partisipasi sebanyak 62,79 persen, Jumat (18/12).
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bengkulu mengatakan, tingkat partisipasi pemilih di Kota Bengkulu dalam Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 lalu, mencapai 62,79 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 244.507 jiwa.
“Jika dibandingkan tingkat pemilih pada Pemilu tahun 2019 lalu, lebih rendah. Tapi pada Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2015, pemilih pemilih berada di peringkat 49,00 persen serta Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu tahun 2018 lalu, hanya di angka 58 persen, ”ungkap Ketua KPU Kota Bengkulu Martawansyah dalam keterangannya.
Menurut Martawansyah, jika melihat tingkat partisipasi pemilih di Kota pada Pilkada serentak tahun ini dengan pelaksanaan Pilkada sebelumnya, proporsi ada peningkatan. Memang banyak faktor yang mempengaruhi, salah satunya yaitu Covid-19.
“Untuk faktor mungkin terlalu banyak. Diantaranya, diperkirakan karena masih di tengah pandemi Covid 19. Apalagi Kota Bengkulu, jumlah kasusnya termasuk yang tinggi, ”ujarnya.
Selain itu Ia juga menyebutkan, di Kota Bengkulu tidak ada pemilihan Kepala Daerah dan Wakilnya seperti di tingkat kabupaten yang ada pemilihan Bupati dan Wakilnya. Dengan suasana demikian juga ada pengaruh suasana hati, disitu motivasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya sangat rendah.
“Kemudian masalah-masalah yang lain yaitu keadaan cuaca juga mempengaruhi. Diketahui pada tanggal 9 Desember lalu itu, terjadi hujan yang awet dan juga tidak berhenti,” terangnya
Lebih lanjut Ia mengatakan, dengan masih rendahnya tingkat pemilih tersebut, pihaknya dari KPU Kota tidak melakukan sosialisasi. Bahkan siklus, sosialisasi jelang hari H pencoblosan sangat gencar dilakukan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan yang ada di 9 wilayah Kecamatan di Kota Bengkulu.
Tetapi lagi-lagi, masalah masih di tengah pandemi, suasana dan cuaca, diperkirakan yang menghambat pemilih untuk menggunakan hak suaranya.
“Kita bukan tidak mensosialisasikan. Kita sudah gencar melakukan sosialisasi dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat yang ada di Kota Bengkulu,” tukasnya. (Panji)
- 77 views
Facebook comments