Skip to main content
BNNP Bengkulu Rencanakan Pembangunan Balai Rehabilitasi

BNNP Bengkulu Rencanakan Pembangunan Balai Rehabilitasi

Bengkulu, Tuntasonline.com - Survei Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bengkulu, ada 22 ribu masyarakat terpapar Narkoba. Hal ini membuat BNN Bengkulu rencanakan pembangunan balai rehabilitasi. Karena hal ini sangat menjadi kepedulian pihak BNN dalam pemberantasan Narkotika yang menyerang Remaja di Bengkulu.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan hari ini pihaknya membahas terkait persiapan hari Anti Narkotika Internasional yang akan jatuh pada Jum'at mendatang.

Baca Juga :  Masyakarat Karo Sambut Hangat Kunker Kapolda Sumut

"Kemudian kita akan laksanakan acara tersebut melalui Virtual zoom diminta langsung oleh kepala BNN. Kemudian kita juga memastikan kapan mulai merehap gedung hiba dari seorang asosiasi pengusaha di Bengkulu mereka peduli penanganan narkoba melalui gedung rehap dan saya bilang kapan ini mulai difungsikan untuk penanganan rehap di Provinsi Bengkulu," ungkapnya.

Tekait dengan lapas anak-anak, dikatakan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah bahwa ia meminta kepada Kepala Lapas di Bengkulu untuk betul-betul fiktif dan disiplin dalam penanganan. Karena selama ini selalu saja berbagai kasus yang muncul itu terutama untuk pengedar ini, yang hampir semua itu tetap didalam penjara. 

"Dan ini berguna penertiban penggunaan handphone kemudian terhadap pengunjungan sebainya ini penting ditertibkan secara disiplin untuk memastikan semua mata rantai itu. Proses edukasi untuk anak-anak remaja yang menggunakan bukan narkotika sebenarnya itu obat-obatan yang mereka gunakan sehingga mereka mendapatkan gangguan kesehatan dan kesadaran dan ini juga penting dilakukan penertipan Dengan baik," ungkapnya.

Hal ini menindaklanjuti kepedulian BNNP dalam pemberantasan Narkoba yang fokus tujuannya kepada generasi muda sehingga pada generasi ini masih bisa direhabilisasi. 

"Hibah lahan dan bangunannya sudah ada. Dalam waktu dekat, akan kita resmikan," kata Kepala BNN, Toga H Panjaitan, Kamis (18/06/2020) seusai berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi.

Dikatakan Toga, adapun kapasitas balai rehabilitas ini bermuatan 30-50 orang yang berlokasi di Padang Serai. 

Baca Juga : Kapoldasu Sayangkan Pemkab Karo Tidak Viralkan Prestasi Desa Kandibata

"Setelah semuanya sudah lengkap fasilitas dan SDMnya, maka akan kita operasionalkan," pungkasnya. (P3)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size