Skip to main content

DP2KBP3A Lampung Barat Pastikan Stok Alkon Aman

Lampung Barat, TuntasOnline.id - Masyarakat Kabupaten Lampung Barat, khususnya yang membutuhkan alat kontrasepsi (Alkon), tidak perlu khawatir. Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Lampung Barat memastikan bahwa stok alat kontrasepsi di wilayah ini tetap terjaga dan mencukupi kebutuhan masyarakat

Kepala DP2KBP3A M. Danang Harisuseno, S.Ag., M.H., pada Senin (09/06/2025) menyampaikan bahwa ketersediaan alat kontrasepsi di gudang DP2KBP3A saat ini sangat aman. "Stok alat kontrasepsi di Kabupaten Lampung Barat aman dan cukup," ungkap Danang dengan penuh keyakinan.

Ia menjelaskan bahwa adapun rincian stok alat kontrasepsi yang tersedia di gudang DP2KBP3A yaitu IUD Copper sebanyak 33 buah, Implan 2 batang sebanyak 29 set, Implan 1 batang sebanyak 10 set, Suntik menyusui sebanyak 1.000 vial, Suntik kombinasi sebanyak 6.805 vial, Kondom sebanyak 626 pasang, Pil kombinasi sebanyak 1.690 cycle, serta Pil menyusui sebanyak 330 cycle

"Stok kami masih banyak, jadi masyarakat tidak perlu khawatir akan kehabisan. Semua jenis kontrasepsi tersedia, dan kami terus memantau kebutuhan masyarakat di lapangan," lanjut Danang

Selain itu, ia menambahkan, apabila stok alat kontrasepsi menipis, pihaknya akan segera mengajukan permintaan penambahan ke BKKBN Provinsi Lampung. "Jika ada kekurangan, kami akan segera mengajukan permohonan penambahan stok ke BKKBN Provinsi Lampung," katanya.

DP2KBP3A juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa layanan Keluarga Berencana (KB) di Lampung Barat disediakan secara gratis. Masyarakat yang ingin menggunakan layanan KB, baik itu melalui pencegahan kehamilan atau memilih jenis kontrasepsi yang sesuai, dapat mengaksesnya dengan mudah melalui fasilitas kesehatan setempat.

Selain itu, DP2KBP3A juga aktif membuka pelayanan KB pada berbagai acara Pemda untuk mempermudah masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program KB. Program KB ini bertujuan untuk memberikan kebebasan kepada keluarga dalam merencanakan jumlah dan jarak kelahiran anak sesuai dengan keinginan mereka.(WN)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size