Skip to main content
Serahkan Sertifikat Inovasi Daerah

Serahkan Sertifikat Inovasi Daerah, Ini Harapan Bupati Karo

Karo, TuntasOnline.Com - Abdi negara se-jajaran Pemerintah Kabupaten Karo semakin dituntut bekerja secara luar biasa di tengah wabah Corona virus sedang melanda negri, khusnya di Kabupaten Karo ini.

Cara kerja luar biasa itu harus memanfaatkan teknologi digital serta memangkas prosedur yang berbelit-belit agar hasil yang didapat lebih maksimal. Dari cara-cara biasa menjadi cara-cara yang luar biasa, dari prosedur panjang dan berbelit menjadi smart shortcut yang cerdas dan sigap. Cara baru tersebut harus memanfaatkan teknologi, terutama teknologi digitalisasi yang semakin tidak bisa lagi di bendung.

Penekanan ini ditegaskan Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH saat membuka acara Deliverinovasi Daerah Kabupaten Karo dan penyerahan Sertifikat Inovasi Tahun 2019, Senin (30/11) di aula lantai tiga Kantor Bupati Karo.

“Tantangan kedepan semakin kompleks, informasi yang tadinya bersifat simetirs, menjadi transparan dan lebih demokratis. Akibatnya cara kerja, dituntut berubah menjadi lebih kompetitif, ramping, dan demokratis. Saat ini kita hidup dalam era peradaban yang sama sekali berbeda terlebih di masa pandemi Covid -19. Untuk itu, ASN dituntut semakin kreatif dan inovatif. Selain itu tentunya lebih pro – aktif dalam menyesuaikan diri dengan pimpinan baru. Artinya satu arah, ASN yang menyesuaikan, bukan sebaliknya," tegas Bupati.

Turut hadir dalam acara tersebut, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Karo, Drs Dapatkita Sinulingga, Kepala Bappeda Ir.Nasib Sianturi, Msi, Kepala Dukcapil Susi Iswara Br Bangun, para OPD, camat dan Kepala UPTD Puskesmas se-Kabupaten Karo.

Menurut  Bupati, inovasi daerah merupakan semua bentuk pembaharuan dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan oleh pemerintah daerah yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja, dengan sasaran mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik.

“Bentuk dan ragam inovasi ada melalui inovasi tata kelola pemerintahan dan inovasi pelayanan publik, tinggal bagaimana ASN tersebut menjabarkan dan melaksanakan dengan azas good government,” sebutnya.

Saat ini indeks inovasi Pemkab Karo mendapat perhatian publik dari kabupaten lain, dimana kita meraih rangking ke-3 (tiga) indeks inovasi se-Sumut. Sedangkan kategori nasional rangking 97 se-Indonesia, ujar Terkelin Brahmana.

 
Menyikapi keadaan inilah, deliver inovasi terlaksana dan bagi yang OPD mendapat juara tentu diberikan penghargaan dan sekaligus penandatangan kontrak kerja inovasi tanda komitmen antara inovator dengan perangkat daerah dan Kepala Puskesmas dengan Kepala Daerah.'Ujar Terkelin

Lanjutnya, OPD dan ASN harus menyesuaikan dengan situasi dan keadaan jika pemimpin yang baru, tunjukkan kompetisi inovasi yang telah diraih seperti Innovative Government Award, Dinovik, Budhipraja dan Pangripta Nusantara.

Dipenghujung acara, Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH, MH didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Dapat Kita Sinulingga menyerahkan sertifikat inovasi daerah tahun 2019 kepada juara 1,2 dan 3.

Khusus untuk perangkat daerah diraih oleh Bappeda, Dinas dukcapil, Dinas Pemberdayaan perempuan.

Sedangkan juara tingkat inovasi puskesmas, adalah Puskesmas Berastagi, Tigabinanga dan Korpri, kemudian tingkat kecamatan diraih Camat Tiganderket, Camat Payung dan Camat Merdeka.(RT/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size