Skip to main content
Antisipasi Lonjakan OTG Covid-19 Pemkab Karo Lakukan Langkah Konkret

Antisipasi Lonjakan OTG Covid-19, Pemkab Karo Lakukan Langkah Konkret

KARO, TuntasOnline.Com - Pandemi Covid-19, harus disadari bersama bahwa bencana non alam ini bukan masalah yang sederhana. Lonjakan pasien positif orang tanpa gejala (OTG) di Kabupaten Karo yang terus meningkat, semakin mengkhawatirkan dan butuh gerakan secara konkret baik dari pemerintah maupun dari seluruh unsur elemen masyarakat.

Dalam upaya penanganan, harus segera ditambah rumah sakit khusus rujukan bagi pasien Covid-19 di Kabupaten Karo. Mengingat daerah ini berstatus zona merah penularan Covid-19.

Baca Juga :  Lakukan Pencucian Pataka, Polda Kepri Komitmen Junjung Nilai Luhur

Pemkab Karo dan Tim Gugus Tugas dituntut mencari rumah sakit khusus lain di luar RSU Kabanjahe milik Pemkab Karo yang merupakan rumah sakit rujukan penanganan pasien positif Covid-19. Hal ini dianggap penting untuk mempercepat proses penanganan apabila ditemukan kasus pasien terinfeksi Covid-19 yang jumlahnya terus melonjak.

Keterbatasan fasilitas ruang isolasi mandiri di RSU Kabanjahe rawan over kapasitas, sehingga pihak Pemkab Karo harus gerak cepat menjajaki sejumlah lokasi yang akan dijadikan ruang isolasi mandiri sesuai peruntukannya. Pada situasi darurat sekarang ini gerakan secara konkret dari pemerintah sangat dibutuhkan disamping perlunya kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan.

Menyikapi hal itu, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPP) Kabupaten Karo, saat dimintai pendapatnya, Rabu (24/06/2020) di Posko Media Center GTPP, Jalan Kapten Selamat Ketaren Kabanjahe, mengaku sedang menyiapkan rumah sakit rujukan di luar RSU Kabanjahe.

Turut hadir, Asisten Administrasi Umum Setdakab Karo, Mulianta Tarigan, Plh Ketua GTPP Covid-19 Ir Martin Sitepu, Kadis Pertanian Metehsa Purba dan Dirut BLUD RSU Kabanjahe dr Arjuna Wijaya SpP.

Pemerintah Kabupaten Karo akan menambah rumah sakit (RS) rujukan bagi warga yang terpapar virus Corona.

''Kita harus antisipasi kemungkinan-kemungkinan terburuk, seperti adanya lonjakan pasien Covid-19. Jangan sampai pasien nantinya tidak tertangani, karena RSU Kabanjahe yang merupakan rujukan rawan melebihi kapasitas,'' jelas bupati.

Terkelin menjelaskan, antisipasi dini, sudah dilakukan Pemkab Karo dan GTPP. Salah satunya, eks RSU Flora di Jalan Letjen Djamin Ginting Kabanjahe. Berikutnya, RSU Efarina Etaham Berastagi.

Menurut Terkelin, dia baru saja komunikasi via handphone dengan pihak owner RSU Efarina Etaham Berastagi yang juga sekaligus bupati Simalungun JR. Saragih. Dalam pembicaraan kami, Bapak JR Saragih sangat memahami kondisi keterbatasan RSU Kabanjahe. Beliau pada prinsipnya setuju dengan Pemkab Karo.

Namun tentunya, kita sependapat dengan owner RSU Efarina, kita harus taat tata kelola administrasi sesuai mekanisme aturan yang ada dengan melakukan Memory Of Understanding (MoU).

"Jadi siap tidak siap, rumah sakit di Kabupaten Karo, ya harus siap untuk merawat ODP, PDP, maupun positif Covid-19. Makanya kita usulkan eks RSU Flora maupun RSU Efarina Etaham Berastagi juga jadi rumah sakit rujukan,” sebut Terkelin Brahmana.

Sementara Direktur RSUD Kabanjahe dr Arjuna Wijaya SpP mengatakan, pada prinsipnya apa yang disampaikan bupati tadi, menilik aturan yang ada lebih aman melakukan sistem kerja sama dengan pihak rumah sakit swasta (RSU Efarina Etaham Berastagi) ketimbang kontrak sewa menyewa.

Baca Juga :  Kejari Karo Rapid Tes Tahanan yang Akan Dikirim ke Rutan

Alasannya, dari segi anggaran dan pertanggungjawaban, satu dari anggaran pihak Kemenkes RI dan satu dari Refocusing APBD Karo. “Pilihan yang nyaman dan aman jelas prinsip menjalin kerjasama (MoU) dengan dana pusat, namun demikian bukan berarti sewa menyewa tidak dijalankan tetap kita ikuti sesuai mekanisme.

“Seandainya, RSU Efarina menjadi bagian rujukan pasien positif Covid-19, maka akan diutamakan pasien dalam pengawasan (PDP) ditempatkan di Efarina guna penanganan dan perawatan,” pungkasnya.(RT/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size