Kirab Pemuda Nusantara Kunjungi Kampar
RIAU, TuntasOnline.Com - Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar Satu-satunya Kabupaten di Provinsi Riau yang menjadi tempat persinggahan Kirab Pemuda Nusantara yang merupakan putra putri terbaik Indonesia yang akan mengangkat potensi daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs Yusri M.Si saat penyambutan di lapangan pelajar Bangkinang mengatakan bahwa sangat bangga dan apresiasi Kampar diberikan kesempatan mengurus putra putri terbaik bangsa yang tergabung dalam kirap pemuda Indonesia. 17/9
“Ini merupakan marwah bagi kita, jadi kita memang memperlakukan mereka seperti keluarga sendiri, anak sendiri, sahabat baru, keluarga baru, jadi kita apresiasi atas ditunjuknya Kabupaten Kampar salah satu Kabupaten di Riau menjadi tempat singganya kirap 2018 ini.”ujar Sekda
Sekda Kampar menjelaskan bahwa peserta kirap ini akan ditempatkan dirumah penduduk dan sudah ditunjuk orang tua angkat mereka dan berada di kota Bangkinang sampai hari jum’at (21/9) serta semua fasilitas sudah dipersiapkan baik itu transportasi, para medis, keamanannya dari pihak kepolisian yang sudah mengatisipasi mengawal keberadaan mereka sampai tuntas dan akan kita berikan layanan yang terbaik.
Koordinator Kirap Pemuda/I nusantara Muhammad Faisal Alizulami saat diwawancari menjelaskan Untuk provinsi Riau hanya Kabupaten Kampar yang mereka datangi dan selama 5 hari hanya satu lokasi, kemudian mereka akan lanjut ke Kepri melalui Batam lansung Tanjung Pinang kemudian Bangka Belitung dan Palembang, jadi memang sudah ada rute-rutenya, satu rute itu mereka hanya 5 hari 4 malam.
Ditanyakan kenapa Kabupaten Kampar yang dipilih, Faisal mengatakan bahwa sebelum menetapkan rute mereka berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, kemudian provinsi yang memutuskan kabupaten mana yang siap.
Dijelasnya, Kirap Pemuda ini adalah merupakan program kedua dari kementerian, karena ingin melihat para pemuda ini supaya tahu satu sama lain dan mencegah disentigrasi bangsa. Pada tahun 2017 ada program yang sudah kita laksanakan seperti ini juga, dan Alhamdulillah terlaksana dan ditahun kedua ini kita laksanakan kembali.
“Mereka ini berbeda, mereka melalui proses yang panjang, ada daftar off line, wawancara, kita tes kesehatan mereka, kita tes kejiwaan mereka, kita tes`narkoba atau tidak, bener-bener kita screening habis-habisan kemudian selama lima hari pembekalan, jadi fisik dan mental mereka sudah kuat karena mereka ini agen-agen yang kita pilih pada saat seleksi.”ujar Faisal
Pada saat daftar Online itu jumlahnya hampir 12.000 orang, kita ambil 100 orang dan kita bagi menjadi 2 zona, zona 1 di Indonesia bagian barat, sedangkan zona 2 Indonesia bagian timur.
Faisal berharap kedepannya mereka ini menjadi leader dimasing-masing dimana mereka berada, mereka akan menterjemaahkan apa yang mereka alami sekarang itu mereka ceritakan, ceritakan bukan hanya kepada lingkungan mereka, dimasing-masing yang mereka wakili itu mereka ceritakan menjadi bangsa Indonesia yang baik itu apa, menjadi pemuda apa dan apa yang bias mereka banggakan, karena tugas`mereka selain mengikuti kegiatan ini, mereka nantinya kita minta merek mengekpresikan, menceritakan semua yang mereka alami itu melalui akun media sosial mereka, melelui tulisan-tulisan mereka yang kemudian kita ekspose satu persatu, jadi yang mantau mereka ini banyak, bukan dari kita aja tapi semua masyarakat generasi muda ini ikut memantau mereka ini.
Sejalan dengan itu salah seorang peserta Kirap pemuda/I nusantara yang juga ketua zona 1 Muhammad Reda dari Provinsi Kalimantan Barat mengatakan Berada di Kampar saat ini sangat terasa sekali keramahan masyarakatnya, kekentalan budayanya dan seperti pulang kerumah sendiri serta sangat merasakan aman, nyaman dan tentram.
“Karena saya berasal dari darah melayu jadi saya merasakan sekali keramahan masyarakatnya, kekentalan budayanya dan seperti pulang kerumah sendiri serta sangat merasakan aman, nyaman dan tentram.” ujarnya saat diwawancarai.
Reda juga mengatakan bahwa titip singgah mereka berjumlah 17 titik singgah, dan untuk sementera ini tinggal 13 provinis lagi yang akan mereka kunjungi yang mana kegiatan yang akan mereka lakukan adalah pawai budaya serta banyak sekali dari mereka yang akan menggali potensi daerah, serta sharing antara budaya kami di daera asal.
“Kita disini mempunyai 45 orang, 38 dari perwakilan setiap provinsi, perwakilan dari organisasi kepemudaan, serta pemuda dari ujung barat yakni pemuda sabang.”ujarnya.(Irfan)
- 44 views
Facebook comments