Skip to main content
Kepala BPOM Sumsel dan Staff

Hasil Tes Makanan Sehat, Pedagang Tuai Pujian dari BPOM Provinsi Sumsel

PALI - Balai Besar Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM) Provinsi Sumatera  Selatan (Sumsel) acukan jempol dan berikan pujian kepada para pedagang yang ada di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ,Senin (7/8).

Pujian tersebut di utarakan karena dari hasil pemeriksaan cek sempling para 
pedagang tidak menjual makanan baik kemasan maupun olahan rumahan yang mengandung bahan berbahaya seperti Formalin, Boraks, Rhodamin dan Methanyl Yellow

"Dari hasil pemeriksaan makanan yang dijual para pedagang negatif mengandung zat kimia berbahaya, kita juga sudah cek sempling makanan olahan maupun dalam kemasan dengan mobile ratorium " Ujar Arofah Kabid penguji mikro dan biologi dari BPOM Sumsel

Adapun 9 makanan olahan rumahan yang kita cek yaitu, Bakso ,Mie,Kerupuk , Tahu, ikan daging terasi dan produk kemasan Susu ,Sirup dan lainya.

"Dari jenis makanan itu kita tidak menemukan bahan kimia berbahaya pada makanan dan juga disetiap dagangan dalam kemasan juga baik ekspayer maupun kode produksi masih dalam izin edar " Kata Arofah didampingi ke empat stafnya dari BPOM Sumsel.

Selain itu Ibu berkaca mata ini menyarankan kepada pedagang dan pembeli untuk tidak menerima produk makanan yang sudah tidak layak konsumsi.

" Kami menyarankan kepada para pembeli atau konsumsen untuk tidak membeli makanan dan minuman kemasan yang sudah penyok, rusak dan izin edarnya sudah habis karena dapat berbahaya bagi kesehatan " Tutupnya.


Dari pantauan Tuntasonline.com dilapangan infeksi mendadak bersama'an dengan pawai obor asian games di Kabupaten  PALI dilakukan oleh BPOM Sumsel dalam rangka mensukseskan Asian Games jakarta palembang 2018 dalam memastikan keamanan makanan. (Sangkut)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size