Muslih Puji Galeri Batik Basurek Canting Mas Gagasan Bank Indonesia
Bengkulu, tuntasonline.com - Dilauchingnya Galeri Batik Basurek Canting Mas yang merupakan gagasan Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu serta instansi terkait menuai banyak pujian, salah satunya dari Kepala Dinas Koperasi dan UMK Provinsi Bengkulu Muslih Z. Beliau menilai galeri tersebut bisa membantu meningkatkan daya saing Batik Basurek dan membantu himbauan dari Plt Gubernur Bengkulu yang mendedikasikan seluruh kalangan cinta terhadap Batik Khas Bengkulu yaitu Batik Basurek.
Saat ditemui setelah menghadiri Upacara Peringatan Lahirnya Pancasila di Halaman Kantor Gubernur Bengkulu pada Jum'at (01/06), Muslih menjelaskan bahwasannya telah banyak upaya yang dilakukan oleh Pemerintah dan Instansi terkait untuk meningkatkan daya saing produk lokal dan kebijakan yang dilakukan Bank Indonesia sangat baik dalam membantu meningkatkan daya saing batik basurek.
"Tumbuh kembang UKM ini cukup pesat, apalagi yang dilakukan Bank Indonesia membina canting mas itu sangat-sangat bagus dan membantu, ada 9 UKM dikumpul di situ, dan semuanya pembatik Bengkulu asli yang dulu, yang dibangkitkan lagi semangat mereka dengan diberi inovasi bahkan disiapkan galeri. Bank Indonesia juga mendirikan galeri itu juga upaya dalam membantu himbauan pak guna upaya penjabat dan masyarakat tidak sulit menemukannya" pujinya.
Selain memuji galeri gagasan Bank Indonesia, Beliau juga menambahkan telah banyak upaya yang dilakukan untuk mendongkrak daya saing produk lokal khususnya Kain Batik Basurek salah satunya adalah dengan mengeluarkan instruksi kepada penjabat untuk mengenakan Kain Batik Basurek.
"Dalam rangka meningkatkan daya saing produk kita terutama produk lokal, jadi harus dimulai dari penjabat. Kalo nggak penjabat kita siapa lagi, ini harus segera dilakukan karena persaingan ini cepat perkembangannya, kita akan membuat intruksi terkait himbauan pak gub agar setiap ada event lokal maupun nasional penjabat harus memakai kain batik basurek" jelasnya.
Beliau juga menambah selain penjabat, Pelajar nantinya akan diwajibkan juga mengenakan kain batik basurek dengan catatan tidak batik printing melainkan batik Cap dan Tulis.
"Sebenarnya setiap daerah memiliki batik khas masing-masing, namun lebih diwajibkan batik basurek yang indentik dengan Bengkulu, tidak diperkenankan menggunakan yang printing, karena selain kualitas yang kurang bagus dan juga mengganggu UKM jadi yang diutamakan yang cap dan tulis. Dan diwajibkan juga untuk sekolah dari tingkat SD hingga ke Perguruan tinggi ada seragamnya yang batik utamakan yang basurek" tandasnya.(ReTra)
- 78 views
Facebook comments