Skip to main content
Tampak pelaku yang sudah diamankan oleh jajaran Polsek Gading Cempaka

Polsek Gading Cempaka Berhasil Ungkap Pengedar Uang Palsu

Bengkulu, tuntasonline.com - Posek Gading Cempaka berhasil mengungkap dan menangkap Pelaku Pengedar Uang Palsu dibawah Pimpinan Kompol Rudi Marwa Mengamankan Enam tersangka Pengedar Uang Palsu Sabtu (21/4) di Jln. Bhakti Husada Kota Bengkulu. 

Penangkapan pelaku pengedar uang palsu ini didasarkan informasi yang di berikan masyarakat yang melihat 2 orang pria dan wanita yang gerak geriknya mencurigakan di Jalan Bakti Husada (Bengkel Alat Berat) Kota Bengkulu.

Atas laporan dari Masyarakat tersebut, Anggota Polsek Gading Cempaka dibawah Pimpinan Kompol Rudi Marwa langsung menuju ke Lokasi untuk memastikan laporan tersebut. Setelah di sampai di Lokasi, Pihak Polres Bengkulu langsung melakukan pemeriksaan kepada 2 orang tersebut.

Setelah melihat kantong plastik di bok depan sepeda motor pelaku. Polisi lalu melakukan pemeriksaan dari isi kantong plastik tersebut dan di temukan sejumlah uang yang kemudian di periksa dengan melihat di bawah lampu ternyata uang tersebut palsu yang jumlahnya Rp 63 Juta selanjutnya polisi mengamankan 2 pelaku tersebut untuk pengembangan. 

Dalam kesempatan ini Kapolres Bengkulu AKBP Prianggodi Heru membeberkan nama-nama pelaku. Pelaku tersebut adalah MM, MP, NP, WN, AH, AW. 

Dalam penjelasannya Kapolres Bengkulu AKBP Prianggodo Heru saat Prees Release pada Senin siang (23/04) menerangkan bahwa pihaknya telah mengamankan Uang Palsu senilai Rp. 73.000.000,00.

"Dari pelaku yang diamankan jumlah barang bukti uang palsu tersebut berjumlah Rp 73 juta namun pengakuan dari tersangka uang yang telah tercetak kurang lebih sekitar Rp 178 juta dan masih ada jumlah diluar yang kita cari kurang lebih Rp.100 juta" Ungkap Kapolres. 

Pengungkapan keenam Pelaku ini didasarkan pengembangan sebanyak tiga kali. Setelah perkembangan berlanjut diraihlah informasi dan data guna dapat meringkus pelaku lainnya.

Ditambahkan Kapolres Bengkulu peredarab uang palsu masih di sekitar Bengkulu serta masih ada salah satu yang menjadi DPO. Sasaran yang mereka incar untuk mengedarkan uang palsu adalah Warung, Toko-toko kecil yang tidak ada mesin pemeriksa uang. 

"Saya menghimbau kepada masyarakat untuk hati hati dalam melakukan transaksi transaksi keuangan karna masih ada 100 juta uang palsu di luaran sana" Pungkasnya. (ReTra)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size