Polemik Daging Sapi Masih Berlanjut
Bengkulu, Tuntasonline.com - Ditemui di Kantor Walikota Bengkulu pada Jumat(13/4), Penjabat Walikota akan instruksikan Bulog untuk kurangi pasokan daging beku apabila harga daging segar di pasaran sudah stabil.
Adanya Laporan yang diterima oleh Pemerintah Kota Bengkulu melalui Rapat Pembahasan kamis lalu, dipahami bahwa tuntutan yang diminta pedagang yakni bukan meminta agar Perum Bulog memberhentikan pasokan daging melainkan memberikan kebijakan terkait penjualan daging beku agar tidak merugikan pedagang daging segar. Dan dengan adanya Rapat Pembahasan ini, akan ditemukan kejelasan akankah Bulog mampu mengurangi atau membatasi kuota daging beku yang beredar di masyarakat.
Dikatakan pedagang, banyak yang membeli daging BULOG daripada daging segar yang dijual oleh pedagang. Sehingga omzet yang didapat oleh pedagang sangat kecil. Oleh karna itu Pedagang meminta BULOG untuk mengurangi kuota daging beku di Bengkulu. Terkait kuota daging beku yang dijual oleh BULOG, dikatakan bahwa BULOG bersedia mengikuti keinginan pedagang apabila diinstruksikan secara langsung oleh Pemegang kebijakan yang dalam domain Kota yakni Walikota secara resmi dan tertulis, karna BULOG harus menyerahkan surat tersebut ke Kementerian Perdagangan dan Pemerintah Pusat. Dan dikatakan juga oleh Dedy Sabetra, menurut Surat Edaran Menteri Perdagangan Republik Indonesia dengan Nomor surat 145/M-DAG/SD/02/2017 pada poin nomor 3B dikatakan bahwa "Perum BULOG dapat bekerjasama dengan Swasta, BUMN/BUMD dan Koperasi yang dilaksanakan dengan memperhatikan aspek akuntabilitas dan tatakelola yang baik (good governance) sesuai ketentuan oeraturan perundang-undangan".
"Kami Operator Negara dan Pemerintah bila pemda menghendaki stop atau berhenti atau dikurangi wajib tertulis karena kami wajib laporkan ke jakarta dan kemendag tidak bisa hanya rapat saja. Jangan sampai harga tinggi tidak bisa teratasi bulog lagi yang jadi salah," ujar Dedy Sabetra selaku Kepala Divre Perum Bulog Bengkulu ketika diwawancarai via Whatsapp Jumat siang.
Penjabat Walikota Budiman Ismaun menanggapi hasil pembahasan tersebut ketika ditemui diruangannya pada Jumat pagi. Beliau mengatakan bahwa setelah dilakukan penelitian dan pengkajian, harga daging di Kota Bengkulu masih dalam angka normal. Akan tetapi jangan sampai ketika hari-hari besar, harga daging semakin melonjak dan memberatkan masyarakat. Oleh karena itu, Penjabat Walikota masih akan memasok daging beku dari BULOG hingga harga daging stabil. Setelah harga daging segar stabil, barulah Pemerintah Kota mengurangi pasokan daging beku BULOG.
"Saya akan cek lagi nanti, apabila harga daging sudah stabil, maka pasti akan dihentikan supply dari Bulog, karna Bulog meluncukan itu karena takut kemarin daging itu akan melonjak tinggi, ya sudah tidaka akan lagi di keluarkan daging beku, nanti saya akan tindak lanjuti," ucap Budiman ketika di wawancarai oleh awak media Jumat pagi.(CW4)
- 42 views
Facebook comments