Skip to main content
Penyerahan Plakat Oleh Plt Gubernur Bengkulu

Wujudkan ASN Taat Pajak, Pemprov Bengkulu Gelar Penyampaian SPT

Bengkulu, tuntasonline.com - Guna mewujudkan ASN yang taat pajak, Pemerintahan Provinsi Bengkulu gelar Penyampaian SPT Tahunan PPh Secara Elektronik Oleh Plt Gubernur Bengkulu dan Forkopimda Provinsi Bengkulu (13/03/2018) Pukul 09:30 WIB di Gedung Pola Provinsi Bengkulu. 

Acara ini dihadiri Kepala Kanwil Direktorat Pajak Bengkulu Lampung Erna Sulistio Wati, Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Kapolda Bengkulu Coki Manurung, Waka II DPRD Provinsi, serta Forkopimda Provinsi Bengkulu. 


Acara ini dirangkai dengan :

  • Sambutan PLT Gubernur
  • Penyampaian E Filing oleh yang serta panduan cara penyampaian SPT secara Elektronik.
  • Penyampaian Secara Simbolis SPT Pajak oleh Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dan Kapolda Bengkulu Coki Manurung yang dipandu petugas Direktorat Pajak
  • Penyampaian Testimoni dan Himbauan Oleh Plt Gubernur Bengkulu dan Kapolda Bengkulu
  • Penyerahan Plakat Dari Kepala Kanwil Direktorat Pajak Bengkulu Lampung kepada Plt Gubernur Bengkulu

Dalam Sambutannya Erna Sulistio Watu selaku Kepala Kanwil Direktorat Pajak Bengkulu Lampung menjelaskan bahwasannya penyampaian SPT Tahunan yang biasanya memang kurang optimal maka dipermudah dengan cara elektronik serta batas akhir penyampaiannya 31 Maret mendatang.

"Penyampaian SPT belum optimal jadi kita permudahkan melalui elektronik. SPT tahunan bukan sekedar menyampaikan penghasilkan tetapi juga sebagai tolak ukur apakah aset yang dimiliki sudah sesuai dengan pendapatan. Dan saya ingatkan lagi yang sudah mengikuti TA, tolong dimasukan kembali kedalam SPT. Tolong sampaikan kepada staffnya untuk mencapaikan SPT Tahunan karena batasnya tanggal 31 Maret" tutur Erna. 

Pemprov

Dalam sambutannya Plt Gubernur Bengkulu  Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, M.MA menghimbau kepada Seluruh ASN untuk menyambut baik acara ini dengan sebaik mungkin.


"Tentu sebagai warga negara yang baik kita harus memgikuti acara seperti ini. Karena pembangunan di Indonesia ini bergantung pada pajak yang sebab anggarannya itu 40% berasal dari Pajak. Jadi ini harus kita kawal bersama, memang untuk SPT yang pribadi kayak kita ini terakhir 31 Maret. Terkait dengan penyampaian SPT Tahunan yang menggunakan Online atau Elektronik ini, tapi kendalanya tidak semua familiar dan responsif kecuali orang pajaknya datang menjemput pola ke Kantor-kantor. Ini bisa lebih memudahkan" tutur Rohidin. (ReTra)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size