Skip to main content
Tampak Masyarakat Antusias Menyiapkan Lahan Untuk SMPN

Masyarakat Tirobali Siapkan Lahan Untuk Pembangunan SMP

Sulsel Lutra,Tuntasonline.com -  Demi menciptakan Dunia Pendidikan Masyarakat Tirobali Kecamatan Seko Kabupaten Luwu Utara Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan Lahan agar dapat dibangun Sekolah Menengah Pertama Negri (SMPN),Minggu (25/2).

Desa Tirobali dimana wilayah ini masuk dalam Kecamatan terisolir yang berada di Bumu Lamaranginang julukan Kabupaten Luwu Utara,tidak memiliki SMPN dan Taman Kanak-Kanak yang hanya ada Sekolah Dadar Negeri 085 Rante Danga dengan jumlah siswa sekarang 160 orang dan mempunyai sekolah jarak jauh dengan jumlah siswa 52 orang berada di dusun Bua Kayu,serta dibina guru PNS 3 orang,honorer 4 orang dengan dibantu Sarjana Mengajar 3 orang.

Untuk memperoleh pendidikan di Desa Tirobali ini,anak-anak yang tamat di Sekolah Dasar Negeri 085 Rante Danga,harus mau tak mau jalan kaki naik gunung tutun lembah masuk hutan dan berangkat subuh-subuh dari rumahnya demi mengenyam pendidikan ke SMPN 5 Seko yang berada di Desa Beroppa,apalagi pak kalau musim hujan begini anak-anak kami relah kenah lumpur celana dan bajunya kalau jatuh kasihan,dan pernah juga ada anak-anak kami bernama Maria jatuh dan pingsan karena buruh-buruh dari rumahnya dan tidak sarapan," ceritera Kepala Sekolah Dasar Negeri 085 Rante Danga pada media ini, 25/22018 melalui telepon celularnya, maklum tidak semua Desa di Kecamatan Seko ada sinyal celular,jtupun kadang-kadang tidak ada," ungkap Yunus Raba,S.Pd.

Yunus Raba,mengatakan bahwa untuk memperoleh pendidik kejenjang SekolahMenengah Pertama anak-anak kami dari Desa Tirobali harus relah berjalan kaki sekitar 6 kilometer(km) tiap pagi. Masyarakat,tokoh adat,agama,pemuda/i di Desa Tirobali mendatangi saya dan guru-guru disekolah menyampaikan harapan dan niat baik untuk mengusulkan ke Bupati/Wakil Bupati Lutra,Dinas Pendidikan,serta para anggota DPRD untuk mmberikan SMPN di desa kami, masyarakat sudah siapkan lahan dan siap untuk dirikan bangunan sekolah dari kayu dan papan serta atapnya dengan cara swadaya,hanya untuk anak-anak kami di desa ini," tutur Yunus.

" Bagaimana anak kami bisa mengenyam pendidikan sesuai dengan anjuran pemerintah,kalau sekolah SMPN tidak ada," sesal masyarakat dan ini aspirasi kami,mohon disetujui," harap masyarakat.

Sementara itu,Kepala Desa Tirobali Kecamatan Seko, Simeon Panandu yang dimintai komentarnya, membenarkan pernyataan dan aspirasi warganya itu. Kata Simeon,minat-minat anak-anak usia sekolah untuk ,mengikuti pendidikan cukup tinggi,buktinya anak kami relah naik gunung turun lembah masuk hutan hanya u tuk berdekolah di SMPN  5 Seko yang berada di Desa Beroppa. Hanya saja hal ini terkendalah dengan tidak adanya sekolah lanjutan didesa tersebut dan kami harapkan bersama masyarakat pemda Lutra menyetujui  adanya SMPN di desa Tirobali," tutur Simeon.

" Kalau bisa,kami minta Dinas Pendidikan melalui Pemerintah Daerah untuk hanya menyetujui pendirian SMPN didesa kami ini. Kami sangat membutuhkan sekolah dan sudah di usulkan di Musrembang Desa dan Kecamata , kasihan anak-anak harus berjalan kaki berkilo-kilometer hanya untuk mencari sekolah," pinta Kades Tirobali Simeon Panandu. (Mirsan/yustus)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size