Skip to main content
Remaja Putri di Kaur Diduga Dianiaya Pacar

Remaja Putri di Kaur Diduga Dianiaya Pacar

Kaur, Tuntasonline.com - Kasus dugaan penganiayaan terhadap perempuan terjadi di Kabupaten Kaur (22/04), kali ini dialami oleh seorang remaja TA (19) di Kecamatan Kaur Selatan, korban dipukul hingga lebam di sekujur tubuh, sehingga membuat korban trauma yang mendalam akibat kejadian ini.

Mengakhiri kekerasan pada perempuan adalah prioritas Pemerintah Indonesia, seperti tercantum dalam Nawacita dan rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN 2015-2019). Hal ini sejalan dengan tujuan ke-5 dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) untuk mengakhiri segala jenis diskriminasi terhadap perempuan di mana pun berada.

Terduga pelaku diketahui identitasnya  RI (20) yang merupakan pacar korban, pelaku ini merupakan Warga Desa Pahlawan Ratu Kecamatan Kaur Selatan sempat sebelum diringkus aparat kepolisian pelaku kejar-kejaran dengan anggota kepolisian untuk menangkap pelaku bahkan anggota kepolisian sempat menembakkan tembakan peringatan kepada pelaku, hingga akhirnya pelaku menyerah dan di tangkap untuk menjalani proses pemeriksaan di Ruang Reskrim Polres Kaur.

Dikonfirmasi  Kapolres Kaur AKBP Puji Prayitno SIK MH melalui Kabag Ops Polres Kaur AKP Fachrul Ikhwan, SH mengatakan "Benar tadi malam telah dilakukan penangkapan terhadap pelaku kasus kekerasan dan penganiayaan terhadap perempuan,untuk saat ini pelaku sedang di periksa di ruang reskrim polres kaur untuk mempertanggung jawabkan perbuatan yang telah dilakukan, sedangkan untuk korban sudah kita mintai keterangan, kita tinggal menunggu langkah selanjut nya," terang AKP Fachrul Ikhwan SH.

Sedangkan menurut pengakuan korban TA (19) saat konfirmasi dikediamannya mengatakan "Sebelum kejadian terjadi memang antara kami berdua ada cekcok lewat handpone terus pelaku mengajak saya ketemu di rumah teman pelaku, sesampainya di lokasi, saya langsung disekap pelaku dan disiksa, setelah itu pelaku juga mengancam dengan senjata tajam, memang pelaku ini memukul saya bukan yang pertama kali waktu itu di Yogyakarta tapi tidak saya laporkan dengan keluarga kalau kali ini sudah keterlaluan,".

Sedangkan dari orang tua korban mengatakan "Karna kami sudah menyerahkan kasus ini ke pihak kepolisian, kami juga mengharap pelaku di hukum sesuai dengan perbuatan nya, karena saya tidak senang anak saya di perlakukan seperti ini,".(HZ)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size