Komisi I dan III DPRD Nunukan Kunker ke Kecamatan Krayan
Nunukan, TuntasOnline.id - Komisi I dan III DPRD Kabupaten Nunukan melakukan kunjungan kerja ke wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan provinsi Kalimantan Utara.
kunjungan ke sekolah SD 005 Krayan, melihat kondisi (RKB) di kecamatan Krayan sangat memperhatinkan oleh karena itu, dan kebetulan juga ada anak dari SD 005 kecamatan Krayan menyampaikan surat terbuka kepada bapak presiden, memang sangat sedih dan miris mendengarkan surat tersebut.
Kemudian presiden Prabowo menanggapi secara serius dan kami juga, sudah pasti menanggapi secara Asta cita, memang daerah Krayan perlu pembangunan baik infrastruktur jalan, Kesehatan, dan dunia pendidikan, inilah yang menjadi sangat penting yang harus di utamakan karena terisolasi.
"Yang mengherankan, kenapa kecamatan Krayan bisa keluar dari 3T, kemudian saya bertanya kenapa itu terjadi, sedangkan akses jalan kita di kabupaten Nunukan masih banyak sementara di kecamatan Krayan 29 memiliki 29 Desa, kenapa akses jalannya sangat sulit untuk di bangun sejak terbentuknya kabupaten Nunukan, hingga sampai saat ini sudah berusia 24 tahun bisa di keluarkan dari (3T), inilah yang menjadi pertanyaan, ada apa sebenarnya inilah menjadi sebuah pertanyaan. Maka Pemerintah kabupaten Nunukan perlu adanya peninjauan ulang kenapa harus dikeluarkan dari (3T). Sementara masyarakat disana, teriak tidak diperhatikan oleh pemerintah kabupaten Nunukan sendiri," Ujarnya.
"Alhamdulillah Tim dari provinsi dan kabupaten juga sudah turun meninjau semua sekolah-sekolah yang ada di Krayan. Maka dari itu kami dari komisi I dan III DPRD kabupaten Nunukan, meminta agar setiap 6 bulan dari Dinas pendidikan, agar memerintahkan dari UPTD yang ada di Krayan agar untuk membuat laporan apa kebutuhan sekolah tersebut dievaluasi, agar masyarakat disana terpenuhi pendidikannya dan sebagai orang tuanya kita harus turtur Handayani kita upayakan dan mendorong agar anak kita itu bisa bersekolah dengan layak dan baik serta fasilitas yang lengkap," sambungnya.
Hasil pantauan, Komisi I dan III DPRD Kabupaten Nunukan mencatat beberapa kekurangan seperti Guru-guru olahraga, fasilitas buku serta alat seni.
"Bagaimana mau membudayakan budaya kita, sementara alat-alat seni kita masih memprihatinkan, indikator-indikator inilah yang kekurangan dan harus di suarakan memang, APBD kita tidak mencukupi, bagaimana OPD memperhatikan itu. Seharusnya, infrastruktur pendidikan dan infrastruktur sumber daya manusianya berimbang, jangan infrastruktur pendidikan dibangun, tapi sumber daya manusianya tidak seiring berjalan, dan kita butuh bagaimana Guru-guru kita itu di berikan tugas belajar minimal dalam 1 tahun 4-5 Guru tugas belajar, bagaimana dengan PIP dan KIP masih banyak anak-anak disana belum mendapatkannya, perlu sangat diperhatikan agar mendapatkan hak yang sama," jelasnya.
"Tidak lupa saya tegaskan lagi, bagaimana harus cepat dilakukan infrastruktur jalan trans Nasional Malinau menuju Krayan, apa bila itu sudah terpenuhi maka kebutuhan bahan pokok, dan infrastruktur bahan baku bangunan di Krayan insyaallah maka kecamatan Krayan akan berkembang menjadi aset pariwisata," Ungkapnya.
(SRF)
- 69 views
Facebook comments