Pelepasan Siswa-siswi SMP N 1 Talang Ubi, Murid Kelaparan
Pali,Tuntasonline.com - Pelepasan Siswa-siswi SMP Negeri 1 Talang Ubi tuai kritik dari wali siswa pada tahun ajaran 2017-2018 ,Dalam kritikan tersebut puluhan wali murid menyebutkan bahwa dengan nilai sumbangan besar namun, makan dan minum pun tidak ada padahal selain sumbangan nya besar dari murid kelas IX juga dipungut biaya kelas VI dan VII
Hal tersebut di keluhkan puluhan orang tua siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 talang ubi saat pelepasan dan perpisahan siswa -siswi kelas XI yang belangsung di gedung pesos komperta pendopo kecamatan talang ubi kabupaten penukal abab lematang ilir (PALI) ,Kamis (10/5)
" Kami kecewa dengan panitia pelepasan pelajar kelas 9 SMP Negeri 1 pada hari ini karena para anak -anak kami tidak dikasih makan oleh panitia padahal kami telah di haruskan mengeluarakan uang Rp 200.000 sokongan untuk perpisahan " Ujar inisial (JL) salah satu orang tua murid saat keluar dari gedung pesos pendopo
Memang saat rapat komite kami diumumkan harus membayar 200 untuk sokongan tapi yang kami sesalkan apakah tidak cukup uang itu untuk beli nasi seharga Rp 15 000
"Saat kami menghadiri rapat komite ditentukan membayar 200 000 tapi kami anggap dengan uang itu ada konsumsi makan dan minum anak kami. namun nyata tidak ada, malah anak kami menangis pulang kerumah karena lapar " Jelas JL yang beralamatkan di talang ubi
Selain ungkapan kekesalan JL ada juga
ungkapan yang disampaikan oleh orang tua pelajar kelas VI dan VII melaluli sambungan pesan facebook masangger dan Whatsapp
" Dek kamu ini wartawan kan ,kalo kamu wartawan tolong kamu selidiki guru apo kepala sekolah smp negeri 1 kami orang tua murid kecewa karena pepisahan kelas 9 hari ini anak aku baru kelas 8 tapi disuruh sokongan jugo Rp 75.000 tapi itu dak masalah bagi kami ,yang kami masalahke dengan duet itu apo dak biso beli nasi samo minum sampe anak kami ke hausan " Tulisnya Dipesan FB (*)
Terkait hal tersebut kepala sekolah SMP Negeri 1 talang ubi Arie Yulita Wulandari membenarkan adanya sumbang Rp 200.000 namun itu dari hasil rapat komite
" Yo memang sumbang 200 tapi itukan berdasarkan rapat komite dan sudah diterangkan pada papan tulis oleh ketua komite" Ujarnya Via Whatsapp
Saat ditanya dengan sumbangan Rp 200.000 dari pelajar dan wali murid , Apakah benar para murid tidak mendapatkan konsumsi makan siang ?.....
" Ya kalau tidak salah tidak ada makan siang karena sesuai rencana anggaranya "Ungkapnya.(Anelka)
- 506 views
Facebook comments