PDPM Dairi dan Pakpak Bharat Lahirkan Kader Baru Tahun 2021
Dairi, TuntasOnline, com - Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Dairi selaku tuan rumah pelaksanaan Pelatihan BAD Pemuda Muhammadiyah tahun 2021 telah selesai melaksanakan pengkaderan Baitul Arqam Dasar (BAD) yang berlangsung selama 2 (dua) hari dari Tanggal 6-7 Maret 2021 yang bertempat di gedung SMP Muhammadiyah Sidikalang, Jl. Panji Sibura-Bura.
Muhajir Munthe,SE selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa Peserta Pelatihan Baitul Arqam Dasar ini di ikuti dari 2 Kabupaten, yakni Dairi dan Pakpak Bharat dengan Jumlah peserta 19 orang.
“iya benar,peserta yang hadir saat ini hanya 19 orang,yang terdiri dari 2 Kabupaten”ucap Muhajir.
Awalnya kita rencanakan dari 3 Kabupaten (Dairi, Pakpak Bharat dan Karo) dengan jumlah peserta 50 orang, akan tetapi karena ada halangan baik sehingga yang ikut serta hari ini hanya 19 orang”jelasnya.
Selama BAD berlangsung, para peserta ini mengikuti materi tentang Orientasi Ortom Gerakan Pemuda Muhammadiyah, Muhammadiyah sebagai gerakan, Paham agama dalam Muhammadiyah, Administrasi dan Managemen Organisasi, Mukaddimah Muhammadiyah
Setelah berlangsung selama 2 hari, akhirnya Baitul Arqam Dasar (BAD) Pemuda Muhammadiyah di tutup secara resmi oleh Ketua Umum Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Sumatera Utara Amrizal, S.Si,M.Pd, pada Minggu (07/03/2021).
Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Dairi Heri Murdani Kaloko, SP diawal sambutannya menyampaikan Selamat kepada semua Kader yang hari ini sudah dinyatakan lulus.
“saya ucapkan terimakasih kepada Panitia yang sudah memfasilitasi Pelatihan BAD selama 2 hari dan Kepada Instruktur yang telah memberikan ilmu/materi selama pelatihan,semoga ilmu yang disampaikan dapat diaplikasikan dalam menebarkan dakwah dan mengembangkan Muhammadiyah kedepan"ucap Heri.
"sekali lagi saya ucapkan selamat kepada Kader yang sudah lulus dan hari ini dinyatakan sah menjadi kader Muhammadiyah, lanjutkan dakwah Muhammadiyah ini dengan baik, jadi kader yang menebar kebaikan dan jangan tinggalkan Muhammadiyah setelah pengkaderan ini, masih banyak tugas kita”ungkap Heri Murdani.
“Terkhusus Kader PDPM Dairi mari kita sama-sama bangun PDPM Dairi ini, kita susun strategi dakwah kita dan program kita kedepan agar PDPM Dairi ini dapat bersinergi dengan baik”pesan Heri Murdani.
Di akhir acara penutupan pelatihan Baitul Arqam Dasar (BAD) Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara Dalam sambutannya mengatakan, Selamat kepada Kader yang telah selesai mengikuti Pelatihan Baitul Arkom Dasar (BAD) Pemuda Muhammadiyah di Kabupaten Dairi ini. “Selamat anda dinyatakan Lulus dan sah menjadi kader di Pemuda Muhammadiyah ini”ucap Amrizal.
“Dengan anda-anda dinyatakan lulus hari ini, maka anda sudah diberi kunci untuk masuk kerumah besar Muhammadiyah ini, maka silakan anda pergunakan kunci tersebut dan tebarkan dakwah di daerah mu, besarkan dan jaga nama baik Muhammadiyah, pejuangan tidak sampai disini, masih banyak tugas kita. Jadilah Kader yang benar benar memiliki jiwa yang islam yang sebenarnya. Tebakan amar ma’ruf dan Bagi munkar.jadikan Muhammadiyah ini organisasi yang terbaik. “tambahnya.
Amrizal, S.Si, MPd diakhiri sambutannya menyampaikan bahwa
Muhammadiyah sebagai organisasi masyarakat Islam telah terbukti mampu memberikan sumbangsih yang besar terhadap perjalanan bangsa Indonesia. Dengan senantiasa berpedoman pada Al-Qur’an dan Sunnah, Muhammadiyah mampu melintas zaman dan berkembang pesat ke seluruh penjuru negeri.
Kader Muhammadiyah selalu bergerak dengan ikhlas dan berkeyakinan bahwa menjalankan amanah persyarikatan merupakan ladang amal. Dan keikhlasan itu menjadi salah satu ciri utama kader Muhammadiyah.
Tentang kader Muhammadiyah, ada lima tangga dan level kader yang harus dipahami, yaitu Level pertama, Mujtahid Muhammadiyah. Ini adalah kader level tertinggi. Mujtahid Muhammadiyah adalah orang yang memang hidupnya menghidup hidupkan Muhammadiyah. Yang ada dalam fikiran adalah bagaimana memberikan yang terbaik bagi Muhammadiyah. Perbedaan kader Muhammadiyah dan bukan Muhammadiyah terletak pada perilakunya.
Kalau kader Muhammadiyah membawa hartanya ke Muhammadiyah, sedangkan yang bukan kader Muhammadiyah, membawa harta Muhammadiyah ke rumahnya. Level kedua, Muballigh Muhammadiyah. Ini adalah jenis kader yang dalam kehidupannya menjadi corong dan penyambung misi dakwah Muhammadiyah. Yang setiap gerak dan aktivitasnya senantiasa berupaya memperjuangkan serta mencerminkan sikap dan keteladanan Muhammadiyah. Level ketiga, Muttabi’ Muhammadiyah. Ini merupakan kader yang memiliki keterbatasan kemampuan dalam menyampaikan misi dakwah Muhammadiyah.
Namun dalam dirinya tertanam kuat pengamalan dan ajaran-ajaran Muhammadiyah. Dan dia memahami bahwa ajaran Muhammadiyah tersebut adalah yang terbaik baginya dalam menjalani kehidupan. Level keempat, Muqallid Muhammadiyah. Ini semacam kader baru dan takhlik di Muhammadiyah. Memiliki keterbatasan pengetahuan terhadap ajaran Muhammadiyah, namun selalu konsisten mengikuti dan berupaya meningkatkan pengetahuan terhadap ajaran Muhammadiyah. Seperti seorang yang shalat tarawih sebelas rakaat. Ketika ditanya tentang dasar shalat sebelas rakaat tersebut, ia hanya mampu menjawab dengan mengatakan “menurut penjelasan ustadz itu”.
Namun sejatinya level kader seperti ini masih dalam kategori bagus, sudah mengikuti namun belum sampai di level memahami inti ajaran Muhammadiyah, dan Level kelima, Mufsid Muhammadiyah. Ini adalah level yang paling berbahaya. Orang Muhammadiyah akan tetapi kerjanya justru merusak Muhammadiyah dari dalam. Dia senantiasa menampilkan ciri dan karakter yang tidak sesuai dengan Muhammadiyah. Yang dalam makna sederhana, Muhammadiyah berarti mengikuti Muhammad. Namun tidak sedikitpun ia mencerminkan dan menjalankan ajaran Nabi Muhammad SAW.
“Jadi yang kelima ini tolong dipahami selaku kader dalam melakukan dakwah di Muhammadiyah ini”Pesan Amrizal diakhir sambutannya dan dengan resmi menutup Pelatihan Baitul Arqam Dasar (BAD) Pemuda Muhammadiyah di Kabupaten Dairi.
Dalam acara penutupan ini tampak hadir Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Dairi yang diwakili Khairuddin R Bancin selaku Sekretaris, Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Pakpakk Bharat Riduansyah Bancin, S.Pdi.
Diakhir acara Ketua Panitia pembagian setifikat tanda lulus kepada peserta dan foto bersama.(IP/TO)
- 140 views
Facebook comments