Skip to main content
Kades Diduga Jual Mobil Operasional Pengangkut Jenazah Warga Mandala Senna Geram

Kades Diduga Jual Mobil Operasional Pengangkut Jenazah, Warga Mandala Senna Geram

Labuhanbatu, TuntasOnline.Com - satu unit mobil L300 lenyap diduga dijual Kepala Desa Mandala Senna Kecamatan Silangkitang Kabupaten Labuhanbatu Selatan provinsi Sumatera Utara.

Berdasarkan informasi yang di himpun awak media kepada masyarakat terkait mobil L300 yang diduga dijual oleh Kepala desa Mandala Sennah, (Sundoyo) masyarakat geram dan kecewa atas perbuatan seorang kepala desa tersebut.

Ironisnya, selama ini Mobil L300 itu dijadikan untuk pengangkut jenazah dari Enam dusun dari desa Mandala senna, karena menurut keterangan masyarakat kalau pembelian mobil L300 tersebut adalah uang dari STM dari masyarakat. sehingga sampai sekarang masyarakat tidak mampu lagi untuk gantinya.


"Dulu pak, kami beli pada tahun 2015 mobil L300 itu, Uang dari STM kami masyarakat yang Enam dusun sini pak, untuk pengantar jenazah Ke TPA (tempat Pemakaman akhir)dan kami belum mampu beli kembali," ucap warga yang tidak mau ditulis namanya kepada wartawan 15/02/2022.

 

Lenyapnya Mobil L300 tersebut di ketahui oleh masyarakat sudah hampir empat bulan mobil tersebut tidak diketahui keberadaan, ketika masyarakat memperoleh informasi di Ketahui kalau mobil L300 tersebut sudah dijual Oleh Sundoyo selaku kepala desa yang masih menjabat Kepala Desa Mandala Senna.

"hampir empat bulan pak kami tidak melihat mobil L300 itu, informasi yang kami terima kalau mobil tersebut diketahui sedang berada di bengkel, sedang dicat, tapi setelah kami cek ternyata sudah dijual," kata warga.

 

Terkait lenyapnya mobil L300 tersebut awak media konfirmasi kekantor kepala desa Mandala senna, Namun sangat di sayangkan kepala desa tidak berada ditempat sedang berada diluar menurut kaur pemerintahan.

 

menurut yang dipaparkan kaur pemerintahan saat awak media konfirmasi, dulunya mobil itu di beli dengan harga 25 juta rupiah, yakni dari masyarakat 15 juta, dan dari dana desa 10 juta rupiah, dan setelah mobil L300 tersebut dijual oleh Sundoyo, uangnya dikembalikan kepada masyarakat 26 juta rupiah, berdasarkan kwintansi dan surat pernyataan yang ditunjukkan oleh kaur pemerintahan di kantor Kepala Desa kepada wartawan

"Kepala desa sedang keluar pak, dan kalau mobil tersebut memang benar sudah dijual Oleh Sundoyo dan uang masyarakat sudah di kembalikan pak setelah masyarakat protes," Ungkap kaur 15/02/2022.(JS)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size