Skip to main content
Tampak Polisi Mengamankan TKP

Transportasi Konvensional Sambangi Tranportasi Online

Bengkulu, tuntasonline.com - Konflik antara Sopir Angkutan Kota (Angkot) dengan moda transportasi online kembali pecah, Rabu(5/9). Kali ini keributan terjadi disamping Kantor Dinas Pariwisata Kota Bengkulu.

Pertikaianyang terjadi antara Supir Angkot dengan moda transportasi online kian memanas. Pasalnya, hari ini(5/9) beberapa supir angkot datangi Pos kamling yang tepat berada disamping Kantor Dinas Pariwisata Kota Bengkulu. Pos kamlig tersebut merupakan tempat dimana pengemudi moda transportasi online biasa menunggu penumpang.

Seperti yang dikatakan Ujang, salah seorang saksi mata yang melihat kejadian tersebut sedari awal. Ia mengatakan pada awalnya terlihat tiga mobil angkot mendatangi Pos Kamling yang juga merupakan pangkalan ojek yang terdapat belasan pengemudi transportasi online.

"Tadi saya melintas, terus saya lihat tiga mobil angkot putih dan kuning mendatangi pangakalan ojek, dipangkalan ojek ada sekitar 15 orang," kata Ujang ketika diwawancarai disekitaran lokasi kejadian.

Tak lama setelah itu, disampaikan Ujang, supir angkot dengan pengemudi transportasi online beradu mulut dan baku hantampun tak terelakkan. Melihat kejadian tersebut, Ujang tak tinggal diam, Ujan kangsung melaporkan kejadian tersebur ke pihak Kepolisian yang berjaga di Pos Polisi Simpang Skip.

"Ketika kejadian berlangsung, saya berinisiatif melapor ke Polisi jaga di simpang skip sini," tambahnya.

Atas kejadian tersebut, sopir angkot dan pengemudi transportasi online langsung dibawa ke Mapolresta Bengkulu untuk dimintai keterangani. Sebelumnya, konflik antara sopir angkot dengan pengemudi transportasi online sudah memanas. Bahkan sopir angkot sempat melakukan unjuk rasa di depan kantor Gubernur dengan tuntutan meng"offline"kan aplikasi tersebut di Bengkulu.(FRK)

Facebook comments

Berita Terkait

Adsense Google Auto Size