Skip to main content
Implementasi Kurikulum Kampus Merdeka Pemkab Karo dan USI Tandatangani MoU

Implementasi Kurikulum Kampus Merdeka, Pemkab Karo dan USI Tandatangani MoU

Karo, TuntasOnline.Com - Pemerintah Daerah Kabupaten Karo bersama  Universitas Simalungun (USI) tandatangani MoU (Memorandum of Understanding) dalam  Implementasi kurikulum kampus Merdeka, Kamis (11/2) pukul 12.00 WIB yang berlangsung di ruang kerja Rektor USI, Jl.Sisingamangaraja, Kota Pematangsiantar.

Dalam kesempatan itu, Rektor USI Dr. Corry, M.Si menyebutkan sangat berterimakasih kepada Pemkab Karo yang telah  merespon tawaran USI agar dilakukan kesepakatan bersama dalam dunia pendidikan menyukseskan program kampus merdeka. 

Dimana program Kampus Merdeka meliputi 8 Kegiatan diluar kampus, diantarnya program itu juga terdapat empat penyesuaian kebijakan di lingkup pendidikan tinggi.

"Kebijakan Kampus Merdeka ini merupakan kelanjutan dari konsep Merdeka Belajar," tuturnya 

Intinya, justru adanya MoU ini akan memperkuat dan memberikan energi positif bagi mahasiswa dalam mengikuti program  kebijakan Kampus Merdeka (KM) yang isinya mengenai pemberian hak kepada mahasiswa untuk mengambil mata kuliah di luar prodi dan melakukan perubahan definisi Satuan Kredit Semester (SKS).  

"Repleksi kesepakatan bersama ini yang akan dikembangkan sesuai MoU antara kabupaten dengan universitas Simalungun mencakup  8 contoh kegiatan mahasiswa yang dapat dilakukan di luar kampus asal, antara lain:

1. Magang/praktik kerja 2. Proyek di desa, 3. Mengajar di sekolah, 4. Pertukaran pelaja, 5. Penelitian/riset, 6. Kegiatan wirausaha,7.Studi/proyek independen 8. Proyek kemanusiaan.

Lebih lanjut dikatakan, Semua kegiatan di Kampus Merdeka wajib dibimbing oleh seorang dosen / pengajar. Kegiatan yang berada di luar Perguruan Tinggi asal (misalnya magang atau proyek di desa) dapat diambil sebanyak dua semester. 

Sementara Bupati karo Terkelin Brahmana, SH MH, dalam sambutannya  sangat menyambut positif dengan adanya deal deal kedua belah pihak dalam melakukan MoU (memori of Understanding). Ujarnya 

Pada prinsipnya Pemkab Karo mendukung program Kebijakan Kampus Merdeka, dalam arti kata  Kegiatan Belajar di Luar Kampus yang disesuaikan dengan  bobot SKS (satuan kredit semester). 

"Potensi apa yang tersedia di Kabupaten Karo, silahkan pihak univeristas Simalungun segera lakukan dan jalankan 8 program kampus merdeka di wilayah Kabupaten Karo, kami merasa senang bisa membantu anak anak mahasiswa dalam berbagi ilmu dan menularkan ilmunya bagi maayrakat di Karo," ungkapnya.

"Orientasi  tersebut memaknai dan membuka peluang mahasiswa dalam mengaplikasikan sebagai 'jam kegiatan', menggantikan  'jam belajar'," Imbuhnya.

Sementara Ketua yayasan universitas Simalungun Ir Amsar Saragih , mengatakan sangat mengapreisasi atas  kehadiran bupati karo, peluang ini sangat menentukan USI kedepan yang bekerjasama  dengan  Pemkab Karo.

Secara pribadi, salut atas bapak bupati Karo yang kami anggap dan ketahui selama ini sebagai bupati "merakyat" sehingga kami pihak USI ingin meminta  bagian bupati Karo termasuk bagian masyarakat Siamalungun, yang tercermin dalam bhineka tunggal ika. Ucapnya 

Dipenghujung acara, penandatangan MoU dilakukan antara  Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH MH dengan  Rektor USI Dr. Corry, M.Si disaksikan oleh para wakil Rektor dan Dekan Hukum beserta para Dosen, Kabag otda kab. Karo Robinson Brahmana, Sekretaris Bappeda Ir. Amal Sembiring, Kabag humas Frans Leo Surbakti, S,STP.(RT/TO)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size