Waspadai Penyakit yang Mengintai Saat Bulan Puasa dan Lebaran
Bengkulu, Tuntasonline.com - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Bengkulu, dr. Syafriadi mengatakan bahwa saat bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri akan timbul berbagai macam penyakit yang menyerang masyarakat, bila tidak diimbangi dengan pola hidup yang sehat.
"Pola makan secara umum kita di luar puasa yaitu tiga kali sehari dan diselingi dengan mengkonsumsi cemilan," ucap dr. Syafriadi, Jum’at (31/5/2019).
Ia mengatakan, diluar bulan puasa sistem pencernaan bekerja berlebihan. Pasalnya proses pencernaan akan berhenti setelah delapan jam mengkonsumsi makanan pokok seperti nasi. Dan pada saat bulan puasa dimana sebelumnya kita mengkonsumsi makanan pokok sebanyak tiga kali sehari menjadi dua kali.
Sistem pencernaan saat bulan puasa akan memiliki tenggang waktu dalam memproses makanan. Di saat istirahat sistem pencernaan memperbaiki diri mengganti sel-sel yang rusak, produksi hormon pankreas dengan menetralisir gula, dan memproduksi insulin yang berkurang.
"Sebab kita sahur jam 04.00 dan proses pencernaan selesai 8 jam kemudian, saat proses pencernaan selesai maka sistem pencernaan beristirahat," tambahnya.
Dokter ini juga menyebutkan bahwa tidak menutup kemungkinan bagi penderita penyakit diabetes, seseorang dapat sembuh dengan cara berpuasa. Hal tersebut juga berlaku bagi seseorang dengan penyakit saluran pencernaan yang mengalami gangguan, tanda-tanda disepsia, gangguan lambung, asam lambung saat berpuasa dapat sembuh dengan memakan makanan yang tidak berlebihan saat berbuka, sahur maupun pada saat hari raya idul Fitri.
dr. Syafriadi juga menghimbau agar tidak mengkonsumsi makanan secara berlebihan saat berbuka puasa. Pasalnya hal tersebut dapat menimbulkan berbagai macam penyakit seperti infeksi saluran pernafasan (ISPA) karena berbuka dengan mengkonsumsi minuman dingin .
Hal tersebut dikarenakan saat berpuasa suhu tubuh mengalami kenaikan maka kita merasakan perasaan meriang atau demam deman ringan.
"Yang awalnya suhu tubuh berada di 37° dengan mengkonsumsi minuman dingin bersuhu 0° membuat tubuh menjadi lemas karena harus menyesuaikan suhu di tubuh," Ungkap dr. Syafriadi.
Hal yang sama juga berlaku saat hari raya idul Fitri dimana kebanyakan dari masyarakat memiliki kebiasaan balas dendam dalam hal makanan.
Apabila masyarakat yang tidak membatasi makanan yang akan ia makan maka berbagai macam penyakit akan timbul. Seperti perut sakit, mencret, radang tenggorokan akibat mengkonsumsi minuman yang manis.
- 100 views
Facebook comments