Skip to main content
Warga Net ramai-ramai memperbincangkan Pungli Perpisahaan

Perpisahan di Pungut Biaya,Ramai di Perbincangkan di Medsos

  • Pihak Sekolah Terima Komentar Tak Sedap Melalui Aku Facebook Tekait Pelepasan Murid ,Kadisdik PALI Himbau Banyak Kegiatan Yang Dapat Dilakukan Tanpa Membebankan Orang Tua Murid

 

Pali,Tuntasonline.com - Sedang viral dikalangan masyarakat kabupaten penukal abab lematang ilir.(PALI) maupun secara langsung di media sosial facebook yaitu tentang pelaksanaan pelepasan pelajar SMP Negeri 1 yang dianggap tidak matang dalam mensuksekan kegiatan

Dengan pemberitaan yang beredar mengenai para wali murid Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Talang Ubi yang di mintak oleh pihak sekolah membayar dana sebesar Rp.200.000 demi untuk melaksanakan pelepasan siswa-siswi kelas IX namun setelah kegiatan berjalan sampai selesai tuai berbagai protes dari sejumlah wali murid

Karena setelah kegiatan berlangsung banyak orang tua yang sesal kan panitia pelaksana karena sampai kegiatan selesai pukul 12:30 wib para anak-anak tidak mendapatkan makan siang hingga banyak yang pulang menangis karena lapar padahal bukan hanya kelas 9 saja yang dipungut biaya tapi juga kelas 7 dan 8 .


Seperti yang dilangsir dari halaman media online lokal, regional dan nasional website resmi yang di unggah /Share ke Facebook

https://www.tuntasonline.com/2018/05/10/pelepasan-siswa-siswi-smp-n-1-talang-ubi-murid-kelaparan

http://kabarpali.com/detailpost/sudah-dipungut-biaya-untuk-perpisahan-eh-pas-acara-kelaparan-kehausan

http://www.publikzone.com/2018/05/berdalih-uang-perpisahan-smpn-i-talang.html?m=1

Atas tejadinya hal tersebut berbagai komentar pro dan kontra yang di sebutkan oleh penguna akun facebook (Netizen) 

Bo Jes Doank @ Hahahaha awak lah di pintak sumbangan 200

Agustin Dwi Safitri @ Nah Ado nian itu k2 afrk aku tadi perpisahan lah kebanyakan muridnyo  jadi dak cukup snack

Nopi Belah @ Tau dak ado wali murid yang jual barang dirumahnyo oleh endak sokongan.. nah bearti susah bayar bagi yang tidak mampu...nyikso nian cak itu beli nasi lagi dak tebeli

Rita Oktavianie @  ..Ya allah kasian

Adanya kejadian tesebut Drs.Kamriadi Kepala dinas pendidikan (Kadisdik) kabupaten pali Sangat menyayangkan itu terjadi karena menurutnya pihak sekolah jangan memaksakan kehendak sementara ada banyak hal yang dapat dilakukan 


" Ada banyak cara melepas siswa kelas akhir sehingga hal tersebut tidak terjadi namun tujuan kegiatan itu tetap berjalan dan siswa kelas akhir dapat dilepas, misalnya anak dikumpulkan dilapangan upacara dan diadakan pelepasan. Bisa dengan berdoa bersama atau kegiatan lain yg positif dan mencerminkan telah dilepasnya siswa kelas akhir " Ujar Kepala dinas pendidikan  pali via whatsapp ,Jum'at (11/05)


Tambahnya kami menegaskan berbagai kegitan itu dapat dilakukan di lapangan upacara sekolah ataupun ruangan kelas yang mana Kegiatan seperti ini tidak membutuhkan dana.

" Kan banyak cara lain yang bisa dilakukan pihak sekolah tanpa harus membebankan orang tua murid,atas kejadian ini  kami  baik kegiatan pelepasan siswa ataupun yg lain di satuan pendidikan kab pali agar segala kegiatan tidak membebankan orang tua, namu dapat mengunakan saja dana yg ada " Tegasnya.(Anelka)

Facebook comments

Adsense Google Auto Size