Skip to main content
Proses Pemberian Makan

Warga Brastagi Berhasil Kembangkan Perternakan Puyuh

Karo, Tuntasonline.com - Burung Puyuh merupakan jenis burung yang tidak dapat terbang dan memiliki ukuran tubuh relatif kecil. Saat ini banyak masyarakat yang mulai beralih beternak burung puyuh karena merupakan usaha yang menjanjikan dan menguntungkan, sebab seluruh bagian dari puyuh bisa menambah penghasilan ekonomi. 

Mulai dari telur dan dagingnya yang memiliki nilai jual tinggi dan mempunyai rasa juga gizi tinggi, bulu puyuh bisa juga diolah sebagai bahan kerajinan tangan, serta kotoran puyuh biasa dimamfaat sebagai pupuk kandang atau pupuk kompos.

Ronald Pramana Tarigan warga Berastagi salah seorang peternak puyuh yang terhitung masih muda mengatakan awalnya niat untuk beternak puyuh didapat dari saat dirinya mengunjungi peternakan puyuh milik seorang teman yang berdomisili di Desa Siosar.

“Awalnya saya tertarik melihat usaha puyuh milik teman yang berhasil karena sudah menghasilkan telur dan permintaan terlur puyuh dipasaran juga terhitung tinggi. Jadi sebelum memulai saya mulai mempersiapkan segalanya, mulai dari dana yang harus dikeluarkan, modal, belajar bagaimana cara perawatannya, juga termaksud bagaimana dengan keuntungan, pemasaran, dan kerugian kedepannya,” jelas Ronald dirumahnya di Jalan Udara Gang Biwa Berastagi.

Dikatakannya lagi bahwa saat ini puyuh miliknya mencapai 1000 ekor dan hampir mencapai usia produktif karena sebentar lagi akan berterlur.

“Tidak ada kesulitan saat merawat burung puyuh ini. Kendalanya hanya cuaca dingin jadi kita menyiasatinya denga memakai lampu yang selalu menyala. Saya hanya harus ekstra displin dalam pemberian pakan, membersihkan kandang, dan pemberian vitamin sebagai antibodi agar tidak terserang penyakit ungas,” tambah Ronald.

Dikesempatan yang sama Ridwan Nasution yang juga seorang peternak puyuh si Siosar mengatakan untuk mulai beternak puyuh wajib menyiabkan mental yang kuat. 

“Soalnya odal yang dikeluarkan untuk beternak puyuh ini tidak sedikit. Kita termaksud diuji mental, karena ini kan makhluk hidup, bisa saja mati karena salah atau kurangnya perawatan,” katanya.

Dan untuk pemasarannya sendiri terhitung cukup mudah “Soalnya telur puyuh ini merupakan makanan yang dikonsumsi rumah tangga jadi banyak permintaan untuk pasar,” tutup Ridwan. (Ellys)

Facebook comments

Berita Terkait

Adsense Google Auto Size